Rabu, 17 Juli 2013

First Fanfict #47

selamat membaca :)

Lima menit kemudian Midda pun sampai di tepi danau. Melihat sepeda Rafael yang sudah terparkir dengan rapi ia pun segera turun dari sepedanya dan menuju bangku taman. Di bangku taman Rafael sudah menunggu Midda dengan santai.
Rafael : "Kali ini gue yang menang"
Midda : "Iya deh yang menang mah beda" *cape*
Rafael : "Iya dong"
Midda : "Ayo cepetan kamu mau nyuruh aku ngapain?" *cape* *melihat ke bawah*
Rafael : "Gue mau *mengeluarkan barang yang tadi ia beli* elo ngizinin gue buat simpen lo didalem hati gue selamanya?"
Midda : "?"
Rafael : *berlutut di depan Midda* "Jujur gue mulai suka sama lo sejak elo berbaik hati ngajarin gue sepeda. Dan gue juga suka sama kepolosan elo. So, gue harap elo mau jadi cewe gue."
Midda : "Hah?!!" :O (?) *menengok ke Rafael* "Ini bunga buat aku? Kamu serius?"
Rafael : "Engkau gadisku sayangku selalu, kasihku padamu setulus hatiku, engkau gadisku pujaan hatiku, asmara kita semoga abadi" *menyanyikan lagu Gadisku*
Midda : *mengambil bunga tersebut* "Eenngggg Iya aku mau jadi pacar kamu raf" :)
Rafael : *memeluk Midda*
Midda : *memeluk Rafael*

Akhir akhir ini Ilham lebih memilih untuk menemani Riris dibandingkan berkumpul bersama SM*SH di basecamp mereka. SM*SH dan para gadisnya pun dibuat bingung oleh sikap Ilham. Akhirnya Thella pun mencari Ilham.
Ketika melewati taman sekolah secara tidak sengaja mendengar suara Riris dan Ilham. Tidak ingin mengacaukan suasana Thella pun menguping.
Ilham : "Kamu udah ngobrol sama mama kamu?"
Riris : "Belum"
Ilham : "Terus gimana masalah perjodohan kamu?"
Thella : *dibalik pohon* "Hah?! Perjodohan?" *suara kecil*
Riris : "Udahlah aku udah capek ngurusin itu"
Ilham : "Jadi kamu mau dijodohin sama si Dicky?"
Thella : *(masih) dibalik pohon* "What?! Si Riris dijodohin sama Dicky?!" *berlari* *kembali ke basecamp*
Riris : "Enggalah ham, aku engga suka sama Dicky aku cuma suka kamu. Lagian aku engga mau ngerusak persahabatan aku sama Bila"
Ilham : "Kalo gitu berarti kamu harus ngobrol sama mama kamu Ris"
Riris : "Yaa nanti aku usahain lah"
Di basecamp Thella baru saja sampai.
Thella : *masuk basecamp* "Ichyyyy!!! Elo dijodohin sama Riris?" *terengah engah*
All : "HAH?!?!" #shock
Bisma : "Lo serius chy? Kok engga pernah cerita?"
Rafael : "Chy harusnya elo bilang sama kita"
Eriska : "Ichyy kok kamu bisa dijodohin gini?"
Morgan : "Chy ayo cerita"
Dicky : "Oke gini"
All : *diem*
Dicky : "Jadi sebenernya gue sama Riris itu sahabatan pas TK, terus keluarga gue sama keluarga dia jadi deket gitu. Pas minggu gue baru tau kalo gue dijodohin sama ortu gue dan ortu Riris"
Eriska : "Oooh emm gue mau pergi bentar ya, ada urusan" *pergi*
Dicky : "Mau kemana ris?"
Sementara itu di kantin...
Bila : "Eh si Riris kenapa si? Ko kayaknya aneh banget"
Enno : "Gatau deh bil, aku ge bingung"
Midda : "Udahlaah mungkin dia lagi ada masalah"
Enno : "Kalo dia ada masalah harusnya kita datengin dong, dan biasanya dia cerita kok ke kita"
Bila : "Iya, beda"
Enno : "Oiyah mungkin gara gara lagi berbunga bunga"
Bila : "Berbunga bunga kenapa?"
Midda : "Kamu gak tau bil? Si Riris baru jadian sama Ilham"
Bila : "Hah?! Kapan?"
Midda : "Sabtu kemaren tanggal sembilan"
Bila : "Harusnya hari ini dia seneng dong"
Enno : "Udah deeeh mendingan tanya langsung aja"
Tiba tiba ada seseorang menghampiri mereka.
Eriska : "Mmm gue denger denger katanya si Riris dijodohin ya?"
Bl, Md, En : "Hah?! Demi apa?!"
Eriska : "Loh? Kalian belum tahu? Riris dijodohin sama Dicky"
Bl, Md, En : "Dicky?!"
Eriska : "Come on.. gue kesini mau mengklarisifikasi itu tuh bener atau engga, kenapa kalian nanya balik?"
Enno : "Sorry tapi Riris emang belom bilang tuh ke kita"
Eriska : "Ouh ya udah gue cuma mau ngasih tau aja" *pergi*
Bila : "Eh aku mau ke kamar mandi dulu ya" *pergi* *berlari* *menangis*

to be continued, thanks for reading :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar