Kamis, 28 Maret 2013

First Fanfict #23

seharusnya ini di post kemarin, tapi kemarin gak sempet jadi selamat membaca yaah ^^


Bila : "Midda Riris kalian bisa temenin aku kan? Pliiiis"
Midda : "Bilaa aku mau nemenin kamu tapi aku terlanjur janji mau ikut kaka aku belanja malem inii"
Bila : "Riis?"
Riris : "Wah bil rencananya aku mau diajarin sesuatu sama kaka akuu. Kenapa enggak sama *lirik Dicky*?"
Keesokan harinya...
Midda : "Tok tok tooook eh Dicky, bilanya mana ?" #rusuh #SKSD
Dicky : "Itu di situ tuh" *nunjuk pintu kamar mandi yg keluar ada bila*
Midda : "AAAAAAAA BILAAAAAAAA" *memeluk bila*
Bila : "Au au ih sakit tau, udh sana sekolah ganggu aja kan aku lagi berduaan sama Dicky Ups!"
Enno : "Ngusir lagi ni anak, udah bagus kita tengokin malah diusir" -,-
Dicky : "Udah udah jangan berantem, yuk mid no ris kita sekolah"
Bila : "Lah aku sama siapa ? *melas* -.-
Riris : "Boong atuh biil, kita kesini kan buat gantian ngejagain kamu"
Bila : "Iyah? Ih serius?"
Enno : "Iya kali wkwk"
Bila : -,-
Dicky : "Udah kalian sekolah aja biar gue yang jagain Bila"
Enno : "Tuh sama Dicky aja kita mau sekolah daaaah" *menarik tangan Midda dan Riris*
Midda : *membisikkan sesuatu ke Bila* "Udah yak Bil yang penting bisa berduaan sama Dicky..." :D
Bila : "Oh iya! wkwk" :D
Dicky : "Eh titip salam buat bebong gue yak Eriska, bilang aja gue mau nengok keluarga gue"
Bila : *pundung*
Midda : "Hahaha iya iya" *keluar ruangan bersama Riris dan Enno*
Di SMA 5 Heroes tepatnya di kelas X perfect seluruh muridnya baru akan memulai pelajaran matematika dengan Ms. Dennnisa..
Ms. Dennisa : "Siapa yang tidak masuk hari ini?"
SM*SH : "Dicky"
Rr, En, Md : "Bila kecelakaan miss"
Ms. Dennisa : "Ada lagi?"
Murid : "...."
Ms. Dennisa : "Oke, mengenai kecelakaan Bila miss sudah tau. Kalau Dicky kenapa ya? Morgan, kamu tahu? Eriska?"
Morgan : "Saya kurang tahu bu, Kalau tidak salah dia ada urusan dengan keluarganya"
Eriska : "Mungkin ada keluarganya yang sakit bu"
Ms. Dennisa : "Baik. Mari kita mulai pelajaran hari ini. Silakan buka buku kalian ......."
3 jam kemudian seluruh murid pun beristirahat termasuk REM dan Smash. Di basecamp Smash dan pacarnya...
Eriska : "Gan lo yakin gatau jelas bebong gue kenapa gak masuk?"
Morgan : "Gue bener bener gak tau ka. Kenapa elo enggak nanya aja sendiri?"
Eriska : "Udah gue sms, bm, dm lain lain. Tetep aja enggak dibales. Lo juga gak tau Ham? Za?"
Ilham Reza : "Enggak"
Rangga : "Kenapa enggak lo telepon aja ka?"
Eriska : "Enggak diangkat. Apa jangan jangan dia lagi selingkuh ya?"
All : "Selingkuh? Sama?"
Eriska : "Iya selingkuh sama si Bila ituu"
Thella : "Lo yakin? Kayaknya dia cewek baik baik deh gak mungkin rebut cowo orang gitu aja. Lagian si Bila itu bukannya abis kecelakaan ya? Gak mungkin lah dia bisa jalan jalan bareng Ichy.."
Dina : "Iya gue sependapat sama Thella. Bukan berarti dia selingkuh kan? Bisa aja dia enggak bales bm lo karena hape-nya lowbatt, atau bisa juga dia sibuk, atau mungkin gak ada pulsa. Mungkin"
Eriska : "Meskipun itu telepon dari cewenya?"
Rafael : "Coba gue yang telpon" *menelepon Dicky*
Sementara itu di ruangan rumah sakit Bila..
Dicky : "Bentar ya bil Rafael nelpon gue"
Bila : "Siip"
Dicky : *keluar ruangan* *mengangkat telepon* "Halo coh kenapa?"
Rafael : #Onthephone "Halo Dick, lo lagi dimana? Eriska nyariin tuh"
Dicky : "Oh gue lagi nengok sodara gue, gue lagi di rumah sakit"
Rafael : "Eriska nanyain kenapa elo enggak bales dm bm dan sms dia. Terus telepon dia juga katanya enggak lo angkat"
Dicky : "Di situ ada Bebong gue gak?"
Rafael : "Ada bentar ya dick" *menyerahkan teleponnya ke Eriska*
Dicky : "Halo beb, disini tuh gak ada sinyal. Mungkin sms dan bm dari kamu pending. Dan aku lagi gak ada pulsa buat on twitter dan bales nelpon kamu. Tadi pas kamu telpon aku lagi di kamar mandi beb. Maaf banget yaa. Besok aku kasih surprise deeeh buat kamu spesial pake telor kupu kupuu" :D
Eriska : "Oke, nanti aku beliin kamu pulsa deh beb. Kasian bebong aku gak ada pulsa. Aku tunggu ya beb surprise-nya." :D
Dicky : "Haha iya beb aku tunggu juga ya pulsanya wkwk" :D
Eriska : "Dah bebongku sayaaaang mwuah" :*
Dicky : "Dah jugaa mwuah" :* *menutup teleponnnya* *masuk ruang Bila*
Bila : "Elo ditanyain sama Rafael?"
Dicky : "Bukan sama bebong guee :D"
Bila : "Ooh.." #jeles
Detik detik pun berubah menjadi menit, menit menit pun berubah menjadi jam. Setelah beberapa jam sekolah pun usai. Proses pembelajaran telah usai beberapa menit yang lalu. Kelas XPerfect pun telah kosong. Seluruh siswanya telah pulang. Kini Riris Enno dan Midda sedang dalam perjalanan menuju Rumah Sakit.
Di ruangan Bila...
Bila : "Gue mau tidur dulu, nanti kalo temen temen gue dateng bangunin gue yak. Jangan sampe gue dibangunin sama mereka." *tidur*
Dicky : "Kenapa gitu kalo elo dibangunin temen temen lo? Gue jailin aja deh, biar temennya aja yang ngebangunin" *keluar ruangan* *menunggu Riris Midda dan Enno*
15 menit kemudian Riris Midda dan Enno pun sampai di ruangan Rainbow nomor 23, ruang rawat inap Bila...
Riris : "Bila mana ky?"
Dicky : *nengok* "Oh itu di dalem lagi tidur bangunin aja"
Enno Midda Riris Dicky pun masuk ke ruangan Bila. Riris pun mengambil sesuatu dari dalam tasnya..
Riris : *menaruh benda tersebut di atas muka Bila*
Rr En Md : "Bilaa!!! I I itu ada belalang di muka kamu. WAAA belalangnya loncaat!! Bilaaaa!!!"
Bila : *baru bangun* "WAAAA!!! Apaan itu?! Waaaa" *rusuh*
All : "HAHAHAHA!!!" *ngakak*
Bila : *pundung* "Dicky!! Gue udah bilang kalo temen temen gue dateng bangunin gue. Gini kan jadinya" *pundung*
Dicky : "Sori gue lupa" *nahan ketawa*
Riris : "Dick lo engga pulang?"
Midda : "Pulang sana #ngusir. Dari tadi Eriska nyariin" *lirik bila*
Bila : *jeles*
Dicky : "Emang gue boleh pulang?"
Enno : "Siapa yang nyuruh elo diem disini?"
Dicky : "Mmm ga ada. Yaudah gue pulang yak" *pergi*
Enno : "Dasar tablo" -,-
Midda : "Bil besok jalan jalan yuk. Udah lama gak shopping niiih"
Riris : "Udah lama? Asaan baru kemaren sama kaka kamu" -,-
Midda : "Oiyah wkwk"
Bila : "Emang aku udah dibolehin keluar sama dokter?"
Enno : "Udah tadi dokternya bilang. Iya kan Mid? Ris?"
Md Rr : "Yep"
Midda : "Tadi juga mama kamu bm ke aku, katanya mulai besok kamu dirawat di rumah aja"
Bila : "Yaah udah boleh keluar kok masih di rawat sih?"
Riris : "Sebenernya ga boleh jauh jauh ga boleh lama lama"
Bila : "Apanya?"
Enno : "Jalan jalannya"
Midda : "Udah deuh yang penting mah ikut engga?"
Bila : "Ikut lah aceuuk"
Hape Bila : *bunyi*
Bila : *mengangkat telepon* "Halo? Kenapa ma?"
Mama Bila : "Halo, Bil tadi dokter ngasih tahu mama.." *terpotong*
Bila : "Iya ma ade tahu, terus?"
Mama Bila : "Yaudah cepetan beres-beres bentar lagi mama nyampe di rumah sakit"
Bila : "Kok sekarang? Kan bolehnya besok"
Mama  Bila : "Makanya dengerin mama dulu"
BIla : "Iya maa"
Mama Bila : "Abis di kasih tau dokter mama minta hari ini aja pulangnya. Dokter ngebolehin tapi jam 3 sore"
Bila : "Sekarang dong?"
Mama Bila : "Iya makanya cepetan ya, Dah Bila" *menutup telepon*
Bila : "Eh bantuin dong beresin peralatan akuu, kata mama pulangnya jadi hari ini"
En Rr Md : "Hari ini?!"
Bila : "Iya mama minta sama dokter lebih cepet"
En Md Rr : "Oo yaudah" *diem di tempat*
Bila : "Iih bantuin beres bereeees"
Enno : "Males"
Midda : "Bentar ya bil" *ke kemar mandi*
Riris : "Beresin apaan? Cuma baju doang kan? Yaudah sendiri aja"
Bila : "Ih yang lain juga adaaa. Cepetan ih bantuin, ntar mama aku maarah" *midda keluar kamar mandi*
En Rr Md : "Iyaa" *membantu Bila*
Tak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu..
Pintu : "tok tok took" (?)
Bila : "Masuuuk"
Mama Bila : *masuk ruangan* "Eeh ada Riris Midda sama Enno, duh maaf ya Bila ngerepotin"
Riris : "Iya gapapa tante"
Bila : "Udah bereees!!"
Mama Bila : "Udah bil? Itu sisir kamu belom masuk"
Bila : "Oiyah wkwk"
Enno : *membisikkan sesuat ke Bila* "Makanyaa matanya dibukaa wkwk" :D
Bila : -_______-
Mama bila : "Udah yuk kita pulang, sudah jam 17.00"
Keesokan harinya di kamar Enno...
Enno : "Mid, aku ga ikut nengok Bila yak" #OnThePhone
Midda : "Engga usah lagian dia di rumah kan?
Enno : "Oiyah wkwk"
Midda : "Udah yak mau berangkat nih"
Enno : "Oo yaudah aku belom mandi, baru ge bangun wkwk"
Midda : "Ih mandi atuh setengah jam lagi mulai belajar ge"
Enno : "Maleees"
Midda : "Dodol mau dijemput ga? Masuk kan?"
Enno : "Mmm liat ntar aja" *menutup telepon* *berjalan menuju tempat tidurnya* *tidur*
Setengah jam kemudian di kelas X Perfect...
Midda : "Ris liat Enno gak?" *menepuk bahu Riris yang sedang mendengarkan musik*
Riris : "Ha! Apaan?" *menyingkirkan tangan Midda* *melepas headphone-nya*
Midda : "Liat Enno gaaak?"
Riris : "Ooh enggak"
Ms. Dennisa : "Silakan duduk anak anak. Hari ini ibu ingin mengumumkan beberapa hal. Sebelumnya siapa yang belum masuk selain Bila?"
Midda : "Enno kayaknya miss"
Ms. Dennisa : "Kenapa dia?"
Midda : "Kurang tau miss"
Ms. Dennisa : "Selain itu?"
All : "Tidak ada miss"
Ms. Dennisa : "Bagus" *menoleh ke arah Dicky* "Kemarin kamu kenapa Dicky Muhammad Prasetya?"
Dicky : "Kemarin saya menjenguk saudara saya miss, dia mengalami kecelakaan"
Ms. Dennisa : "Oke lain kali beri tahu mengapa kamu tidak masuk ya"
Dicky : "Iya miss"
Bel : *bunyi*
Ms. Dennisa : "Karena sudah bel info akan ibu berikan esok hari" *keluar ruangan*
Tak lama kemudiaan...
Ms. Natasya : "Mari kita mulai pelajaran.."
Pukul 12.00 pun tiba seluruh murid bebas dari pelajran sekolah. Semua diizinkan pulang. Midda dan Riris pun memutuskan untuk pergi ke rumah Enno untuk menjenguknya sekaligus mengajaknya pergi berjalan jalan bersama Bila.
Di kamar Enno...
Enno : *tidur*
Midda : "Ennoo main yuuuuk!!!" *teriak dari luar kamar Enno*
Riris : "Heeeh teriak teriak berisik!"
Midda : "Kenapa gitu? Disini kan sepi ga ada siapa siapa"
Riris : "Udaah masuk aja ke kamarnyaa"
Midda : "Siiip" *membuka pintu*
Di dalam ada pembantu Enno yang sedang menaruh makanan di meja samping Enno.
Pembantu : "Eeh ada non Midda sama non Riris, duduk dulu non. Sebentar ya bibi buatkan minuman dulu." *mau pergi*
Riris : "Makasi bi. Enno teh kenapa?"

kira kita enno kenapa yah? ada yang tau? wkwk tetep stay di blog ini yaah ^^ terimakasih sudah membacaaa :)

Kamis, 21 Maret 2013

First Fanfict #22

happy reading :)


Tak lama kemudian...
Dokter : *keluar ruangan UGD*
Dicky : *berdiri menyambut dokter* "Gimana dok keadaannya?"
Dokter : "Anda siapanya pasien ya?"
Dicky : "Saya teman sekelasnya"
Dokter : "Keadaan teman anda tidak begitu parah. Teman anda hanya mengalami retak tulang di kaki kanannya sisanya luka lecet ringan"
Dicky : "Kira kira butuh waktu berapa hari untuk sembuh total dok?"
Dokter : "Kurang lebih satu bulan. Jika ingin melihat kondisi pasien silakan masuk, saya berada di ruang dokter" *pergi*
Dicky : "Iya terima kasih dok" *masuk ruangan*
Setengah jam kemudian Bila dipindahkan ke ruangan rawat inap VVIP. Dicky pun menunggu Bila sampai malam.
Malamnya Dicky keluar ruangan hendak membeli makanan. Di lorong Dicky melihat seorang gadis...
Dicky : "Itu siapa? Kok kayanya kenal ya?" *mendatangi gadis tersebut* "Permisi" *menepuk bahu gadis tersebut*
Riris : "Waa! Jangan pegang pundak gue!" *menoleh* "Elo?! Kok ada disini?"
Dicky : "Harusnya gue yang nanya kenapa elo ada disini? Elo Riris kan? Si cewe nyolot temennya Bila?"
Riris : "Iya itu gue, kenapa?"
Dicky : "Temen lo si Bila itu kecelakaan tadi..." *terpotong*
Riris : "Hah?! Kecelakaan?! Kok bisa? Sama siapa? Kok elo tau? Dimana dia sekarang?"
Dicky : "Iya sekarang dia di ruangan Rainbow nomor 23, tadi dia keserempet mobil yang gue.." *takut*
Riris : "Elo apain?" *berjalan menuju ruangan Bila*
Dicky : *mengikuti Riris* "Mmm.. Yang gue kendarain.."
Riris : *mau marah tapi terpotong oleh Dicky*
Dicky : "Please jangan marah sama gue.. Gue gak sengaja nyerempet dia." *masuk ruangan Bila*
Riris : "Tapi tetep aja elo yang bikin Bila kecelakaan kaya gini!"
Saat Riris hendak memarahi Dicky lebih lanjut Bila pun sadar dari pingsannya.
Bila : "A.. aku dimana?" *sadar*
Riris : *mendekati Bila* "Kamu ada di rumah sakit tadi kamu diserempet sama cowo jahat yang sok baik itu." *menunjuk Dicky*
Dicky : "Sori tapi gue gak bermaksud mencelakai elo gue gak sengaja. Please maafin gue.." *mengulurkan tangannya untuk meminta maaf*
Bila : "Oke gue maafin.."
Bila pun hendak bangun membalas jabatan tangan dari Dicky namun ia malah merasakan sakit di kakinya..
Bila : "Aww!" *memegang kaki kanannya*
Riris : "Bil kamu kenapa? *menengok ke arah Dicky* Dick! Lo apain temen gue?"
Dicky : "Kata dokter kaki kanan Bila retak"
Riris : "Bener kan elo emang pengen nyelakain temen gue? Ngaku aja deh lo. Sampe bikin retak tulang gitu kok."
Bila : "Udah ris gak usah marahin Dicky dia kan engga sengaja mending kamu kasih tau yang lain aja"
Riris : "Huh!" *keluar ruangan menghubungi orang tua Bila, Midda dan Enno*
Di dalam ruangan...
Dicky : "Makasi elo udah mau maafin gue"
Bila : "Bukan salah elo juga kok, guenya aja yang ga hati-hati"
15 menit kemudian orang tua Bila pun datang..
Mama Bila : *masuk ruangan* "Bila?! Kamu kenapa? Kok bisa kayak gini? Riris bilang kamu keserempet mobil?"
Ayah Bila : "Kamu kenapa de?"
Bila : "Tadi ade ada rapat OSIS dadakan terus ade gak ada yang jemput."
Ayah Bila : "Kenapa enggak minta jemput ayah?"
Bila : "Ade lupa bawa hape tadi pagi lagi di charge" -,-
Mama Bila : "Terus?"
Bila : "Ade naik angkot aja, tapi pas mau nyebrang malah keserempet mobil"
Tiba-tiba...
Midda Enno : "Bilaaaaaaaa..." #rusuh (?)
All : -,-
Riris : "Nih anak dua udah mah telat dateng dateng telat ngerusak suasana lagi." -,-
Midda : "Iiih maaf atuuuh.."
Enno : "Iyaa pliiis maafin duluu kalo enggak buahnya enggak jadi dikasih niih" -,-
Riris : "Eh gak boleh gitu dong pamali lamun ceuk orang sunda oge. Udah di beli tapi enggak jadi dikasih"
Midda : "Iya iya selau, kasihin no"
Enno : "Iyaaa nih buahnya. GWS ya biiiil"
Bila : "Makasiii"
Midda : "Emang kamu kenapa kecelakaan gini bil?"
Enno : "Duh lodingnya kambuh" -,-
Midda : "Iya deeh aku loadiiing tapi kenapa?"
Bila : "Tadi aku keserempet mobil aceuuk.."
Midda : "O banget" #taumalu
Tiba tiba ayah Bila ditelepon oleh sekretarisnya..
Telepon : *bunyi*
Ayah Bila : *mengangkat telepon* "Halo?"
Sekretaris : "Halo dengan pak (nama ayah bila)?"
Ayah Bila : "Oh iya ini saya"
Sekretaris : "Maaf pak klien dari Singapura sudah datang"
Ayah Bila : "Tolong bilang ke klien saya ada perlu sebentar lagi maaf menunggu. Sebentar lagi saya kesana" *menutup telepon*
Ayah Bila : "Bil maaf ya ayah mau meeting dulu sama klien. Ayah tinggal dulu ya bil. Daah.." *mengecup kening Bila dan pergi*
Bila : "Dah ayah.." :)
Mama Bila : "Bil mama izin ya malem ini enggak bisa jagain Bila, besok mama mau ada arisan jadi mama harus nyiapin makanan makanan gituu. Mama pergi dulu ya biil, titip Bila ya ris no miid" *mengecup kening Bila dan pergi*
Md En Rr : "Iya tantee.." :D
Bila : "Kalian yakin mau nungguin aku malem ini? Makasiiii" :)
Enno : "Kata siapa? Aku gak bilang tuh, serem tau aku enggak berani ini malem jum'at. Aku mau belajar besok ada tes gitu di les. Dah bilaa :D" *pergi*
Bila : "Midda Riris kalian bisa temenin aku kan? Pliiiis"
Midda : "Bilaa aku mau nemenin kamu tapi aku terlanjur janji mau ikut kaka aku belanja malem inii"
Bila : "Riis?"
Riris : "Wah bil rencananya aku mau diajarin sesuatu sama kaka akuu. Kenapa enggak sama *lirik .......

kira kira riris ngelirik siapa ya? tetep stay di blog ini ya kawan. Thanks for reading :)

Rabu, 13 Maret 2013

First Fanfict #21

pengennya part ini di post pas tanggal 21, tapi gak apa apa deh di post sekarang wkwkwk. enjoy :)


Pukul 9 lewat 40 di ruang kosong rumah Rangga... #tak ada suara
Ilham Lala : *pacaran*
Riris Rangga : *sibuk bekerja sama mengerjakan tugas*
Tiba tiba...
Kucing : *datang* *menghampiri Rangga*
Riris : *konsentrasi kepada laptop dan tugas* *tidak menyadari kucing*
Rangga : "Kamu udah laper lagi ya?" *mengelus kucing*
Riris : *menengok ke arah rangga* "HAAAA!!!!" #teriak #shock *berlari menaiki meja/sofa*
Rangga : "Lo kenapa ris?" *menggendong kucingnya* *menghampiri Riris*
Riris : "Jangan deketin gue! Pergi!!!"
Rangga : "Lo kenapa?" #bingung
Riris : "Ngga pleasae jauhin kucing itu dari gue!!!"
Rangga : "Oooh elo takut kucing? Nih!" *mendekatkan kucingnya kepada Riris*
Riris : "Gak suka kucing!!!" *berlari menghindari Rangga*
Rangga : "Kenapa? Kucing gue kucing elite! Udah menangin banyak lomba jangan salah lo!"
Riris : "Gak peduli"
Rangga : *melepaskan kucingnya*
Riris : *diam*
Kucing : *menghampiri Riris*
Riris : "WAA!!!" *refleks sembunyi dibalik Ilham yang berada di dekatnya*
Lala : *marah* *kesal* *jeles*
Ilham : "Udah ngga, kasian. Berisik lagian, nanti gak beres beres lho tugasnya"
Kucing : *makin mendekati Riris*
Riris : *masih bersembunyi* emang elo ngebantuin? elo pacaran begitu ge -,-
Rangga : "Lho? Gue sama Riris udah beres tugasnya tinggal bagian elo sama Lala" *mengambil kucingnya*
Kucing : *masuk kandang*
Riris : "Huuuuh" #bebas "Eh sorry tadi gue refleks" *pergi menuju kamar mandi*
Pukul 10 tepat di rumah Bisma...
Dina : "Duh guys sorry ya.. Bisma emang suka bangun telat jadi sorry kalo kalian nungguin lama banget" *membuka pintu rumah Bisma*
Callysta : "Gak apa apa kok, kebetulan gue juga dateng telat tadi" *memasuki rumah Bisma*
Kevin : "Gue udah biasa nunggu" *masuk rumah Bisma*
Dina : "Kamu sih Bis, bangunnya telat"
Bisma : "Sorry ya bro, gue baru bangun tadi 10 menit yang lalu"
Callysta : "Ya udah kita mulai aja kerja kelompoknya"
Seluruh kelompok pun mengerjakan tugas dengan caranya masing masing. BREM yang sudah janjian untuk bertemu di basecamp mereka pukul 11 untuk makan siang pun mulai berdatangan pada pukul 11 tepat. Di basecamp mereka...
Bila Riris : *duduk*
Midda Enno : *baru datang* *duduk*
Bila Riris : "Telat"
Midda : "Maap atuuh tadi ngerjainnya lama banget diganggu terus sama si Rafael"
Enno : "Diganggu gimana?"
Midda : "Diajakin ngobrol terus"
Riris : "Ngobrol? Kamu tanggepin?"
Midda : "Dianya maksa jadi aku tanggepin gitu aja"
Bila : "Cie ditanggepin"
Enno : "Ris tentram di rumahnya Rangga? Banyak kucingnya ge"
Riris : "Engga banget, udah mah kucingnya jalan sendiri lagi ngedatengin"
Bila : "Terus kamu teriak teriak?"
Riris : "Iyalah"
Midda : "Ih gandeng"
Jumat depan seluruh siswa Xperfect pun sudah siap dengan tugas fisika mereka. Namun sebelum pelajaran fisika mereka terlebih dahulu mengikuti morning meeting berasama Ms. Dennisa.
Ms. Dennisa : "Seperti yang kalian ketahui beberapa minggu lagi akan ada pemilihan ketua OSIS, karena itu dimohon adanya perwakilan calon ketua dari setiap kelas temasuk kelas X. Pagi ini kalian akan menentukan siapa yang akan menjadi calon ketua OSIS. Ada yang berminat?"
All : *diam*
Ms. Dennisa : "Ada yang mempunyai usul?"
Callysta : "Saya usul Dei"
Midda : "Bila miss"
Bisma : "Dicky"
Thella : "Dina mau miss"
Ms. Dennisa : "Ada lagi?"
All : *diam*
Ms. Dennisa : "Kalau begitu nama nama berikut akan diseleksi lagi oleh OSIS dan tentunya guru guru. Sekian dari saya, permisi"
Beberapa hari kemudian hasil seleksi calon ketua OSIS sudah diumumkan di website resmi sekolah dan mading digital. Ternyata calon dari kelas Xperfect adalah Dei, sedangkan ketiga balon lainnya hanya termasuk pengurus OSIS. Dina dan Dicky menjadi ketua bidang dan Bila menjadi anggota di bidang yang sama yang diketuai oleh Dicky.
Ternyata calon OSIS tidah berasal dari setiap kelas, ada yang tidak mengirimkan sama sekali dan ada pula yang tidak lolos seleksi guru dan OSIS. Sehingga total calon ketua OSIS hanya ada 6 siswa. Dei dari kelas X perfect, Krey dari kelas XII IPA awesome, Anita dari XI IPA wonderful, Verdo dari XII IPA perfect, Mega dari X wonderful dan Andien dari XI IPS awesome.
Keesokan harinya pemilihan ketua OSIS pun dilaksanakan di aula sekolah. Seluruh siswa harus ikut serta dalam pemilihan, kalaupun ada siswa yang tidak masuk dipersilakan memilih lewat website sekolah. Tak butuh waktu lama guru dan OSIS pun sudah mendapatkan hasil dalam pemilihan ketua OSIS baru tersebut. Berikut adalah hasilnya:
Verdonio : 25,33% (76 siswa) -> KETUA
Anita : 22,33% (67 siswa) -> Wakil Ketua
Deidra : 21,00% (63 siswa) -> Sekretaris I
Krey : 13,67% (41 siswa) -> Sekretaris II
Andien : 9,00% (27 siswa) -> Bendahara I
Mega : 8,67% (26 siswa) -> Bendahara II
Dengan hasil tersebut ketua OSIS baru adalah Verdo dari kelas XII IPA perfect. Dei sebagai wakil X perfect sudah cukup bangga dan puas atas hasil pemilihan tersebut meskipun ia hanya menjadi sekretaris I. Malamnya diadakan pesta penyambutan pengurus OSIS yang baru, malam itu pula Verdo dilantik menjadi ketua.
Rapat pertama pun diadakan 2 hari setelah pemilihan. Rapat ini diadakan dengan tujuan untuk menjelaskan lebih detail tentang OSIS SMA 5 Heroes ini. Seluruh pengurus pun diwajibkan datang termasuk Bila yang harus bersusah payah mendapatkan izin dari ibunya untuk menghadiri rapat tersebut.
Di suatu kamis siang sepulang sekolah OSIS mengadakan rapat dadakan untuk membahas sesuatu yang juga mendadak. Sebagai pengurus OSIS yang baik Dei Dicky Dina dan Bila mengikuti rapat dadakan tersebut.
Seselesainya rapat semua pengurus pun pulang di tengah derasnya hujan termasuk Bila, Dei, Dicky dan Dina. Dina telah ditunggu sang kekasih tercintanya Bisma, Dei dijemput supirnya, Dicky pulang sendiri menggunakan mobil pribadinya.
Sedangkan Bila tidak ada yang menjemput dan tidak bisa meminta untuk dijemput karena ia lupa membawa handphonenya. Bila pun tidak bisa menggunakan kendaraan umum sendiri. Setelah setengah jam ia menunggu semoga ada yang menjemputnya namun tiada hasilnya. Akhirnya Bila pun memberanikan diri menggunakan angkot sendiri.
Sayangnya Bila kurang berhati-hati sehingga ketika ia hendak menyebrang jalan ia terserempet mobil sport yang dikendarai pelan oleh Dicky. Bila pun pingsan seketika. Berhubung Dicky adalah anak yang baik Dicky pun membawa Bila ke rumah sakit terdekat dengan mobinya.
Di rumah sakit Center Medical Social...
Dicky : "Suster tolong ini temen saya tadi pingsan terserempet mobil" *menggendong Bila*
Suster : "Iya mas. Silakan di baringkan di brankar (?). Mas silakan tunggu disini pasien akan diperiksa terlebih dahulu." *masuk ruangan UGD*
Dicky : "Terima kasih sus" *duduk di kursi lorong*
Tak lama kemudian...
Dokter : *keluar ruangan UGD*
Dicky : *berdiri menyambut dokter* "Gimana dok keadaannya?"

to be continued, thanks for reading and please comment :)

Jumat, 08 Maret 2013

First Fanfict #20

happy reading..


Ms. Dennisa : "Oke sekarang saya. Saya Miss Dennisa wali kelas kalian sekaligus guru matematika. Nama lengkap saya Dennisa Adhistya Putri. Hari ini kalian akan memilih ketua kelas dan menghias kelas. Untuk menghias kelas peralatannnya ada di dalam box"
Siswa : "Iya miiiiss"
Ms. Dennisa : "Sekarang kita mulai, siapa yang berminat menjadi ketua kelas?"
All : #hening
Ms. Dennisa : "Karena tidak ada yang mau maka miss akan tunjuk. Kandidatnya Bisma, Ilham, Kevin sama Riris"
Riris : "Loh kok saya?"
Ms. Dennisa : "Karena tidak ada yang mau jadi saya yang menentukan"
Riris : "Tapi miss kandidat lainnya laki laki"
Ms. Dennisa : "Sudahlah terima saja. Sekarang silakan tulis satu nama calon yang menurut kalian dapat memimpin kelas ini dengan baik di kertas kecil"
Seluruh siswa pun memilih ketua kelas. Tak lama kemudian hasil sudah berada di tangan Miss Dennisa.
Enno : "Kalo jadi ketua kelas traktiran ya Ris"
Riris : "Gak akan!"
Ms. Dennisa : "Ehm Ehm tolong perhatiannya saya akan mengumumkan hasil dari voting"
Siswa : *diam*
Ms. Dennisa : "Ilham mendapatkan suara sebanyak 20%, Riris juga 20%, Bisma mendapat 25% dan Kevin 35%. Dengan ini maka ketua kelas kita dalah Kevin."
All : *tepuk tangan*
Ms. Dennisa : "Bisma akan menjadi wakil dan sekretaris dipegang oleh Riris dan Ilham. Kevin tugas pertama kamu tolong atur siswa siswi Xperfect untuk menghias kelas"
Kevin : "Iya miss"
Ms. Dennisa : "Miss pergi dulu sebentar" *pergi*
Kevin : *hendak berbicara*
Reza : *memotong pembicaraan Kevin* "Eh semuanya kerja! Gak ada yang boleh diem!"
Riris : "Siapa dia?" *berbisik kepada Enno*
Enno : "Hem bener banget. Palingan mereka engga kerja, cuma nyuruh doang"
Ternyata perkataan Enno salah, seluruh personel SM*SH sekaligus pacar pacarnya bekerja dengan benar. Acara menghias dan merapikan kelas pun berjalan dengan lancar, aman, tentram dan damai.
Riris : "Ah panas!" *membuka dasi dan jasnya* *menggulung lengan kemeja*
Bila : "Dingin ge, ACnya 20° semua"
Midda : "Riris ih pake lagi, berantakan ngeliatnya"
Enno : "Udahlah jagger gak akan nyaman pake baju rapi"
Bl, Md, En : "Hahaha"
Riris : "Maksud lo?"
Tanpa mereka sadari bel berbunyi menunjukkan waktu istirahat, Ms. Dennisa pun tidak sempat masuk kelas kembali. Seluruh siswa Xperfect pun keluar menuju Cafe sekolah.
45 menit kemudian bel pun kembali berbunyi meunjukkan waktu belajar kembali. Kali ini kelas Xperfect akan diajari Fisika oleh Mr. Daniel.
Mr. Daniel : "Saya tidak akan bertele tele. Nama saya Daniel Zelvinne Deguilly, kalian bisa panggil saya Mr. Daniel. Hari ini kalian akan langsung saya beri tugas kelompok mengenai review materi fisika SMP. Kelompoknya akan saya bacakan"
Siswa : *diem* -__________________________-"
Mr. Daniel : *melihat daftar absen Xperfect di ipadnya*
Kelompok 1 : Bisma, Callysta, Kevin dan Dina.
Kelompok 2 : Lala, Ilham, Rangga dan Riris.
Kelompok 3 : Deidre, Reza, Thella dan Rena.
Kelompok 4 : Litha, Morgan, Midda dan Rafael.
Kelompok 5 : Dicky, Dimaz, Eriska dan Bila.
Lebih lengkapnya lihat di website. Terima kasih" *pergi*
Siswa : (?) #bingung
Entah mengapa kelas Xperfect yang terbiasa rusuh dan tidak menurut satu sama lain, sangat tentram dan damai. Tanpa diperintahkan pun mereka langsung membuka gadget mereka dan ber-chatting ria di website sekolah berdasarkan kelompoknya.
Ternyata semua siswa Xperfect sepakat untuk mengerjakan tugas itu di hari sabtu pagi. Tentu saja di tempat yang berbeda, kelompok 1 di rumah Bisma, kel 2 di rumah Rangga, kel 3 si rumah Rena, kel 4 di rumah Morgan dan kel 5 di rumah Eriska.
Sabtu pagi pukul 9 tepat di rumah Morgan... #sunyi senyap
Rafael : *diam* *sibuk dengan ipadnya*
Midda : *diam* *sibuk dengan galaxy tabnya*
Litha : *diam* *sibuk dengan Blackberry Playbooknya*
Morgan : *diam* *sibuk dengan laptop dellnya* -___-
Rafael : "...cil... kecil" *memanggil midda*
Midda : *tidak terdengar*
Rafael : "Heh! Kecil!"
Midda : *masih tidak mendengar*
Rafael : "Heh! Kecil!" *menggebrak meja*
All : *menengok ke arah Rafael*
Midda : "Apaan sih kamu berisik banget! Malu tau-_-"
Rafael : "Argh!" *menarik midda*
Midda : "Ih Rafael! Lepasin aku!"
Morgan Litha: *bingung*
Di teras depan rumah Morgan...
Midda : "Mau ngapain sih kamu! Narik-narik aku segala!"
Rafael : "Temenin gue disini! Gue agak gimana gitu di dalem, kaya kuburan. Hiiiiyyyy"
Midda : "Sendiri bisa kaliii, aku mau ngerjain tugas di dalem aja!"
Rafael : "Heh kecil! Lo kan bisa kerjain tugasnya disini bareng gue."
Midda : "Bareng kamu?! Emang kamu ngerjain? Lagian kenapa engga sama Morgan coba -,-"
Rafael : "Eh jangan sotau dong! Gue udah ngerjain setengahnya ya dan kalo sama dia sama aja sepinya!"
Midda : "Oh!" *duduk* *sibuk dengan galaxy tabnya*
Rafael : "Gapake bentak kali!" -__-
Lima belas menit kemudian...
Rafael : "Lo udah nemu semua?"
Midda : "Belom baru setengahnya" (?)
Rafael : "Ha!? Baru setengahnya?! Mau selesai kapan tuh makalah"
Midda : "Gimana mau selesai, kamu aja dari tadi ngajak aku ngobrol!"
Rafael : "Ya.. gue cuma pengen ngajakin lo ngobrol aja. Kan gaenak kalo harus diem-dieman. Lagian mau ngerjain bareng di dalem juga lebih sepi."
Midda : "Tunggu-tunggu, kamu ko jadi curhat gitu yaa? Ckck" -__-
Rafael : "Bukan curhat kecil, tapi gue cuma mau...." *terpotong*
Midda : "Ngajak ngobrol. Oke"
Pukul 9 lewat 15 di rumah Eriska...
Eriska Dicky : *pacaran*
Bila : *jeles*
Dimaz : *sibuk ngerjain tugas*
Pukul 9 lewat 20 di rumah Enno... #ramai
Thella : "Za, aku bosen nih"
Reza : "Kenapa bosen? Kan ada aku disini" #apabanget
Thella : "Apaan sih? Masalahnya kita tuh udah 20 menit diluar gini"
Dei : "Lo bosen? Mendingan elo cari bahan dulu buat tugas kita, jadi nanti tinggal dirapiin aja. Elo juga"
Thella : "Lo nyuruh dia? Huh juara satu Olimpiade Internasional Fisika gini sih udah nempel semua"
Dei : "Oh, sorry gue lupa. Kalo gitu gue telepon Enno dulu deh"
Tanpa disangka sangka Dei menelepon Enno di waktu yang sama dengan Reza. Namun tetap aja Enno yang masih terlelap tidak menyadari adanya suara telepon.
Dei Reza : "Sibuk" #berbarengan
Thella : "?"
Dei Reza : "Handphone si Enno sibuk"
Thella : "Kok barengan?" #bingung
Dei : "Udahlah kita masuk dulu aja, ada satpam sama pambantunya kan?" *berjalan masuk rumah Enno*
Reza Thella : *mengikuti Dei*
Satpam : *membukakan gerbang* "Silakan masuk Tuan Dei, Tuan Reza dan Nona Thella"
Rz, Tl, De : *masuk*
Satpam : *menutup kembali gerbang rumah Enno*
Pembantu di Rumah Enno pun mempersilakan Reza, Thella dan Dei untuk masuk dan menunggu di teras belakang seperti yang sudah diberitahukan oleh Enno kemarin. Dan pada pukul 9 lewat 30 menit Enno baru saja beranjak dari tempat tidurnya untuk mandi dan bersiap. Setelah lama menunggu (pukul 10 tepat) kelompok 3 pun mengerjakan tugasnya.
Pukul 9 lewat 40 di ruang kosong rumah Rangga... #tak ada suara
Ilham Lala : *pacaran*
Riris Rangga : *sibuk bekerja sama mengerjakan tugas*
Tiba tiba...


to be continued
thanks for reading and please comment :)

Sabtu, 02 Maret 2013

First Fanfict #19

happy reading ^^


Lusa, tepat satu hari setelah libur pasca kemping seluruh siswa datang tepat waktu. Pukul tujuh tepat kelas X perfect memulai pembelajarannya dengan Ms. Dennisa. Karena belum semua siswanya mengetahui nama lengkap dan panggilan dari masing masing siswa maka Ms. Dennisa pun mengadakan perkenalan.
Ms. Dennisa : "Allright sekarang mari kita mulai perkenalannya dari absen pertama Bisma"
Bisma : *maju* *nge-dance* "Gue Bisma Karisma elo semua bisa manggil gue Bisma. Thanks" *kembali ke tempatnya*
Ms. Dennisa : "Selanjutnya mungkin dari anggota SM*SH terlebih dahulu, silakan Dicky"
Dicky : *maju* *nge-dance* "Saya Dicky Muhammad Prasetya, panggilan Dicky terima kasih" *kembali ke tempatnya*
Ternyata seluruh personel SM*SH memperkenalkan dirinya sembari unjuk kebolehan. Riris dan Enno pun kesal.
Riris : "Perkenalan doang pake nge-dance mentang mentang boyband"
Enno : "Tau tuh kita juga tau kali kalo mereka bisa nge-dance"
SM*SH yang mendengar keluhan Riris dan Enno pun membalas kritikan tersebut.
Illham : "Kenapa?! Elo berdua engga suka?"
Riris Enno : "Iya kita engga suka!"
Ms. Dennisa : "Sudah sudah tidak usah berselisih. Mari kita lanjutkan perkenalannya, Callysta silakan"
Callysta : "Nama saya Callysta Letasya putri kalian bisa panggil saya Callysta atau Call atau Lysta"
Lala : "Saya Clarynta Amanda, cukup panggil Lala"
Dei : "Panggilan Dei lengkapnya Deidre Kehcazuel Rusya"
Dicky : "Elo blasteran?"
Dei : "Prancis sunda"
Litha : "Devia Lolitha Ramadanthi sering dipanggil Litha"
Dimaz : "Saya Dimaz Putra Dinigrat cukup dengan Dimaz"
Eriska : "Nama saya Eriska Reinisa. Kalian boleh panggil saya Eriska atau Eris tidak dengan panggilan lainnya"
Kevin : "Saya Galuh Radja Kevin Aryatama, panggil Kevin"
Midda : "Saya Midda Mufida Attaufiq panggil saja Midda"
Rafael : "Kecil"
Midda : "Heh!"
Ms. Dennisa : "Lanjut, Nabila"
Bila : "Panggilan Bila dari Nabila Tasya Damanta"
Dina : "Saya Pramudina Afra, cukup panggil saya Dina"
Thella : "Nama saya Ratu Sweethella Intan panggil saya Thella"
Ilham : "Udah semua miss, ayo mulai belajar"
Reza : "Ayo miss jangan buang buang  waktu"
Ms. Dennisa : "Hey teman kalian ada yang belum, ayo Reisya"
Ilham : *hendak berbicara*
Riris : "Saya Reisya Amira cukup panggil Riris"
Enno : "Enno atau Rena dari Rena Aulia Vadha"
Ms. Dennisa : "Oke sekarang saya. Saya Miss Dennisa wali kelas kalian sekaligus guru matematika. Nama lengkap saya Dennisa Adhistya Putri. Hari ini kalian akan memilih ketua kelas dan menghias kelas. Untuk menghias kelas peralatannnya ada di dalam box"
Siswa : "Iya miiiiss"
Ms. Dennisa : "Sekarang kita mulai, siapa yang berminat menjadi ketua kelas?"
All : #hening
Ms. Dennisa : "Karena tidak ada yang mau maka miss akan tunjuk. Kandidatnya Bisma, Ilham, Kevin sama Riris"


to be continued..
thanks for reading and please comment :)