Rabu, 10 Juli 2013

First Fanfict #43

hai ^^ ini lanjutan yang kemaren wkwk. meskipun udah damai tapii yaaa dilanjut ajaaa~~ Selamat membacaaa :)

Setelah kejadian itu, Riris semakin dekat dengan Ilham. Setiap ada Riris pasti ada Ilham. Lala yang baru putus dengan Ilham ternyata masih menyimpan rasa untuk Ilham. Ia pun cemburu dengan kedekatan mereka.
9 April pagi di koridor sekolah...
Ilham : "Dick, lo mau mau bantuin gue jadian sama cewe yang gue suka gak? Lo kenal kok"
Dicky : "Siapa? Bantuin gimana? Gue gak ngerti ah"
Ilham : "Please cuma elo yang bisa bantu gue, soalnya cewe ini deketnya sama lo"
Reza : "Eh Ham, lo baru putus kemaren udah main jadian lagi aja"
Bisma : "Udahlah biarin aja, palingan gak lama ntar putus lagi"
Ilham : "Heh kaya elo engga aja bis"
Bisma : "Hahaha"
Dicky : "Emang cewenya siapa?"
Bisma : "Iya siapa ham? Ko gak pernah cerita?"
Reza : "Kayaknya gue tau deh cewenya itu siapa"
Ilham : "Siapa coba? Ntar kalian juga tau, kalo gue kasih tau sekarang kalian pasti kaget"
Dicky : "Mmh gue tau nih, pasti gak jauh dari anak anak nyolot itu kan? Udah ah gue gak ikutan"
Bisma : "Maksud lo siii..." *terpotong*
Ilham : "Kalo tau diem aja deh"
Reza : "Ooh gue tau deh"
Ilham : "Makanya Dick please bantuin gue, ntar gue beliin yupi 18 bungkus besar deuh"
Dicky : "Serius? Oke gue terima"
Bisma Reza : -,-
Keeseokan harinya di kelas BREM sedang asyik mengobrol. Tiba-tiba Dicky menghampiri....
Dicky : "Heh! Ris, nanti malem gak melem mingguan kan? Temenin gue yuk?"
Bila : *jeles*
Riris : "Ha?! Kemana? Kenapa ga sama...." *terpotong*
Dicky : "Gue maunya sama lo!"
Bila : "Eh, aku ke kamar mandi dulu yak" *pergi*
Midda : "Oii bil, mau kemana? Tungguu!!" *nyusul*
Riris : "Ah, lo sih!" *ikut nyusul*
Dicky : "Ha?! Gue? Gue kenapa?" *bingung*
Enno : "Bila jeles" *nyusul*
Dicky : "Oiyayaa, bego gue!" *mukul kening*
Ilham : "Eh, jadinya gimanaa?" *menghampiri Dicky*
Dicky : "Tau ah, pusing gue ngurusin cewe. Gue malah di tinggal-_-" *pergi*
Ilham : "Heh, eh, mau kemana lo!?" *ngejar Dicky*
Di koridor sekolaaah....
Riris : "Woiiii bil! Mau kemanaaa?"
Bila : "Tau ahh!" *jalan terus*
Riris : "Cieh, jeles :p tenang aja bil, palingan aku cuma disuruh temenin maen psp"
Bila : "Beneran?"
Riris : "Iyaap, lagian Dicky kan bukan tipe aku banget-_- aku juga gakan suka sama dia, dia sahabat aku bil. Inget itu :D"
Enno : "Iya bil, percaya sama Riris. Dia ga akan suka sama Dicky. Bukan tipe Riris banget deh. Dia kan sukanya sama..."
Midda : "Sama Ilham yak? Uuuppss" *tutup mulut*
Riris : "Middaaaaaaa!!!!"
Bila : "Cieh Ririiiiiiiiss :p makin lama makin deket yah padahal dulu kalo ketemu berantem teruus"
Riris : "Apaan siiiihhhh-____-" cieh bila udah ga jeles :p"
Enno : "Dasar labil-_- ckckck"
Midda : "Udahkan, ga cemburu-cemburu lagi kann? :p"
Bila : "Emmm.... masih deh"
Enno : "Gajelas-___-"
Riris : "Eeeebuseeeeet-_-"
Bila : "Bohong aceeuuuk"
Malemnyaaa.....
Ilham : "Chy, malem ini pokoknya gaboleh berantakan. Semuanya harus berjalan lancar!"
Dicky : "Iyaa bawel, seorang Dicky Muhammad Prasetya tidak akan mengecewakan temannya yang sedang jatuh cinta"
Ilham : "Lebay lo! Sampe gagal semua stich lo gue buang!"
Dicky : "Weiitss peliharaan gue tuh!"
Ilham : "Udah sana berangkat!"
Dicky : "Iya mas -___-" *pergi*
Di rumah Riris...
Dicky : *menekan bel*
Satpam : *menghampiri Dicky* "Tuan Dicky, silakan masuk. Mencari siapa?" *membukakan gerbang*
Dicky : "Ririsnya ada pak?"
Satpam : "Oh ada mungkin sedang berada di kamarnya"
Dicky : "Terima kasih pak" *berjalan mamasuki pekarangan*
Sesampainya Dicky di depan pintu rumah Riris ia menelepon Riris untuk segera muncul keluar rumahnya.
Dicky : "Halo, Ris gue udah di depan rumah lo nih. jadi kan nemenin gue? Keluar dong"
Riris : "Duh gue masih sibuk, lo masuk dulu aja deh" *mematikan telepon*
Dicky : *mengetuk pintu rumah Riris*
Pembantu : *membukakan pintu* "Silakan masuk tuan Dicky.."
Dicky : *masuk rumah* "Oh iya terima kasih mbak" *duduk di sofa*
Pembantu : "Permisi.." *pergi*
Di ruang tengah rumah Riris...
Pembantu : *lewat*
Mama Riris : "Ada siapa mbak?"
Pembantu : "Ada temennya non Riris"
Mama Riris : "Siapa?"
Tiba tiba...
Dicky : *datang* "Malem tante.." :D
Mama Riris : "Oooh Dicky. Tumben malem-malem kerumah?
Dicky : "Oiya, maaf tante sebelumnya kalo ganggu. Riris nya ada tante?"
Mama Riris : "Engga apa apa kok. Tante malah seneng kalo kamu sering main kesini. Riris ada di kamarnya lagi tidur mungkin. Coba aja kamu cek ke kamarnya"
Dicky : "Aku cek yah tante, yaudadeh makasih yaa tante" :D
Mama Riris : "Iya sama-sama"
Lalu Dicky pun beranjak pergi meninggalkan mama Riris menuju ke lantai dua, kamar Riris. Disanaa..... (?)
Dicky : *mengetuk pintu* "Riiiis? Oiiii!!! Buka pintunya dong!!"
Riris : *baru mau tidur* "Siapaa? Ganggu banget sih!? Orang mau tidur!!"
Dicky : "Ini gue Dicky. Buka pintunya dong!"
Riris : "Buka aja sendiri, gak gue kunci"
Dicky : *masuk* "Heh! Ayo pergi, ganti baju. Kan lo udah janji"
Riris : "Ihh, siapa yang janji mau pergi sama lo?! Engga-engga! Gue gamau! Gue mau tidur!"
Dicky : "Ohh Riiiiiis ayolaaaahhh!! Please, ini permintaan dari sahabat kecilmu yang sudah lama menghilang, gue kan gapernah nyusahin lo!"
Riris : "Maksud lo? -_- kata siapa lo gapernah nyusahin gue? Bukan gapernah tapi belum, dan sekarang lo udah nyusahin gue!"
Dicky : "Hehehe, ayolah riiis, pleasee yayayaya mau gaaa?"
Riris : *singkat padat jelas* "ENGGAK!"
Dicky : "Ayolaaah bentar doang kok, pake jaket aja deuh. Biasanya juga malem minggu gini elo keluar kan sama temen temen lo? Pleasee... 10 menit aja koook"
Riris : "Bener yak, 10 menit doang? Udah keluar sana, gue mau ganti baju dulu bentar"
Dicky : "Dari tadi napa" -,- *keluar*
Riris hanya mengganti celana tidurnya dengan celana jins dan memakai jaket. Setelah menyisir rambutnya, Riris pun keluar dari kamarnya.
Dicky : *ngeliatin dari ujung bawah sampe atas*
Riris : "Ape lo liat-liat!?"
Dicky : *ngakak* Lo beneran mau pake baju kaya gini? Gila, lo bener-bener kaya jagger"
Riris : "Emang kenapa sih!? Lagian cuma mau keluar bentar doang kan"
Dicky : "Iyaiyaa-_-" duh ni anak salah kostum
Di halaman depan rumah Riris...
Dicky : "Masuk mobil sana!"
Riris : "Mau ngapain? Katanya cuma keluar"
Dicky : "Bukan luar disini!"
Riris : "Terus dimana? Nanti engga 10 menit dong? Kan janjinya cuma 10 menit"
Dicky : "Ah, berisik lo bawel! Udah cepetan masuk mobil!" *memaksa Riris masuk mobil*
Riris : "Dicky! Lepasin gue!"
Dicky : "Udah diem, berisik!"
Di dalem mobil....
Riris : "Mau kemana sih kita malem-malem gini!? Ngantuk tau!"
Dicky : "Sorry yah, rahasia kita mau kemana nya. Lo kalo ngantuk tidur dulu aja!"
Riris : "Chy, boleh ga gue masuk dulu ke rumah? Mau ambil ipod nihh. Yayayaya?"
Dicky : "Bilang aja lo mau kabur dari gue. Nih pake ipod gue aja *menyerahkan ipod nya ke Riris*
Riris : "Sialan!" -__-
Tak lama kemudian Riris pun tertidur saking mengantuknya dia. Dicky pun membawanya ke suatu tempat yang sepi. Namun ternyata disana ada seorang lelaki yang menunggunya. Di mobil Dicky...
Dicky : "Ris, bangun!"
Riris : "Hoaaaaam.." #tumben "Kenapa? Ini dimana?"
Dicky : "Udah lo nurut aja dulu sama gue. Nih tutup mata lo, gue punya surprise" *menyerahkan sebuah penutup mata*
Riris : "Gue pake tapi cepet beres yak! Udah malem nih!" *memakai penutup matanya*
Dicky : "Udah lo pake dulu aja"
Dicky dan Riris pun keluar mobil. Karena mata Riris yang memang ditutup, Dicky pun mengarahkan Riris. Tak lama sampailah mereka berdua di depan seorang lelaki tadi. Riris pun duduk di kursi yang sudah disiapkan, sedangkan Dicky pergi menjauh.
Dicky : *pergi*
Riris : "Chy lo kemana?" *hendak membuka penutup matanya*

riris ditinggaliiin wkwk. mumpung bulan puasa jadi dipanjangin deh spesial :p tetep stay di blog ini yah :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar