Sementara itu di kelompok IV sudah sampai di SMPN Cendrawasih.
Morgan : "Sekarang biar cepet ita nyebar aja, rata rata di Raja Ampat satu SMP ada 12 kelas satu kelasnya 40 orang. Satu orang dapet 2 kelas nanti biar gue sama Bisma yang 3 kelas. Nih ambil kuisionernya *membuka bagasi mobil yang berisi pak pak kuisioner*. Kalo udah pada beres kumpul di kantin sekolahnya ya" *mengambil kuisioner dan pergi*
Dengan waktu kurang lebih 5 hari untuk membuat makalah setiap siswa harus rela berkeringat. Dan akhirnya hanya dalam waktu 2 hari penelitian selesai dilakukan, tinggal menyusun dan merapikan makalah.
Sabtu ini merupakan hari terakhir untuk menyusun makalah karena malamnya sudah pasti para siswa sudah mempunyai plan tersendiri. Begitu pula dengan hari minggu. Akhirnya pada sabtu pagi kebanyakan dari para siswa sudah berkutat dengan laptopnya untuk mengerjakan makalah.
Di teras depan lantai 1..
Midda : "Gan, ini makalahnya udah beres cuma aku gak tau EYD sama titik komanya udah bener atau belum. Tolong edit dong" *memberikan laptopnya*
Morgan : "Si Bisma udah bangun belum?"
Midda : "Gak tau, belum kayaknya"
Morgan : "Yaudah lo tolong panggil Ilham deh, gue mau bangunin si Bisma dulu"
Midda : "Yaudah" *beranjak pergi ke lantai 2 untuk memanggil Ilham*
Sedangkan di ruang tengah lantai 2 Kevin dan Call sedang sibuk mengetik kesimpulan dan saran. Karena tidak diberi pekerjaan Reza Dicky dan Enno sibuk mengerjakan pekerjaan pribadinya. Reza sedang mendengarkan lagu, Dicky bermain PSP dan Enno tidur.
Di balkon lantai 4 Rangga, Dimaz dan Dina sedang sibuk mengetik sembari membuka buka buku catatan hasil penelitian.
Dina : "Ngga Perda dimana?" *sibuk mengetik*
Rangga : "Ada diatas, ntar deh gue ambil dulu"
Dina : "Gak usah, gue mau nyuruh Eriska sama Lala naik. Lo kasih tau mereka aja Perdanya dimana ntar biar mereka yang bawa biar sekalian"
Rangga : "Oh yaudah" *mengambil bbnya dan menelepon Eriska*
Dimaz : "Nih Perda" *memberikan Perda kepada Dina*
Rangga : "Ka, lo sama Lala ke balkon atas ya gue Dina Dimaz lagi ngerapiin makalah." *menutup teleponnya*
Dina : "Thanks dim"
Ditengah sibuknya kelompok 1, 3 dan 4 terdengar keributan dari lantai teratas.
Rafael : "Heh lo ngerjainnya yang bener dong masa bahasanya kaya gini sih. Ini tuh makalah harus baku masa pake kata kata kaya gini"
Riris : "Masih mending ya gue udah mau ngerjain, emang elo ngapain?! Dari kemaren lo kan cuma main hape doang"
Rafael : "Eh suka suka dong lagian gue kan udah ngetik + ngerapiin bagian hasil penelitian"
Riris : "Ngaku ngaku lo, hasil penelitian kan dibikin sama Dei" :p
Dei : "Udah eh kok kalian malah berantem sih kedengaran tau sampe lantai bawah" *menaiki tangga sembari membawa secangkir teh*
Litha : *keluar kamar mandi* "Tau tuh, kalo emang pada gakmau ngerjain sini gue yang edit!"
Riris : "Sorry deh gue emang gak begitu jago masalah EYD jadi gue minta maaf aja kalo bahasanya kurang rapi"
Rafael : --"
Litha : "Bila mana? Bukannya tadi udah ada disini?"
Dei : "Lagi ngambil catetannya, tadi gue ketemu pas dia baru turun"
Rafael : "Yaudah sini gue rapiin lagi bahasanya!" -,-
Akhirnya tiba pada malam hari yang bertepatan dengan malam minggu. Malam ini seluruh siswa diperbolehkan berpergian selama itu masih berada di area Pantai Raja Ampat. Hampir seluruh siswa tidak berada di rumahnya, mereka lebih memilih berjalan jalan dibandingkan beristirahat
BRM berencana untuk berfoto foto menggunakan latar pantai yang indah. Enno yang kurang menyukai foto foto tetap mengikuti BRM. SM*SH dengan Thella, Lala dan Dina berkeliling area pantai untuk mencari souvenir. Eriska dan Dimaz memilih untuk beristirahat di villa. Sedangkan Kevin, Dei, Callysta dan Litha hanya berbincang bincang di tepi pantai.
Enno : "Oi belanja yuk, bosen foto foto. Pemandangannya juga itu itu doang. Mendingan belanja buat oleh oleh"
BRM : *sibuk*
Enno : "Woi, belanja yuk!"
BRM : *masih sibuk*
Enon : "Wooii!!! Belanja yuuuuk!!!!" #teriak
Midda : "Ih mau!"
Bila : "Bentar dulu ya no, mau ketempat karang karang dulu"
Riris : "Oh iya bener! Yang di karang belum ya? Ke sana yuk!"
Midda : "Ikut ris!! Ayo noo!"
Enno : "Aku disini aja deh"
Bl, Md, Rs : *pergi*
Enno yang sedang ditinggal sendirian pun bosan dan kesal karena tidak ada yang peduli dengannya. Akhirnya dengan memberanikan diri ia pergi ke toko toko souvenir. Disana Enno puas membeli banyak barang untuknya dan untuk keluarganya. Saat di Toko Raja ia beristirahat sebentar namun ia malah dibekap oleh seseorang yang tidak ia kenal dan Enno pun tertidur.
Orang 1 : *menelepon bosnya* "Lapor bos! Saya mendapat target baru, dan sudah saya bekap. Ia bertubuh kecil mempunyai banyak uang dan sedang sendirian. Saya berada di Toko Raja. Anaknya memakai terusan pink hitam, kecil bernama Rena"
Bos : "Lalu bagaimana dengan Thella?! Kamu kan saya perintahkan untuk menculik Thella bukan orang lain!"
Orang 1 : "Ini lebih mudah didapat dan tidak kalah banyak hartanya bos!"
Bos : "Oke sekarang kamu dimana?"
Orang 1 : "Toko Raja di tempat souvenir"
Bos : "Kalau begitu saya tunggu secepatnya di markas, kamu tolong sebarkan kepada yang lain"
Orang 1 : "Siap bos!" *mematikan telepon*
Setelah mematikan telepon Orang 1 langsung menyebarkannya pada 3 teman lainnya yang salah satunya sedang mengawasi Thella secara diam diam.
Orang 1 : *menelepon Orang 2* "Bro! Gue udah dapet mangsa baru, dan udah gue bekap. Kata bos si Thella tinggalin aja"
Orang 2 : "Serius lo? Terus gue tinggalin gitu aja si Thella? Kenapa engga dua aja mengsa kita, kan jadi lebih banyak yang kita dapet"
Orang 1 : "Udah kata bos kita nyulik satu orang aja!"
Orang 2 : "Emang lo dimana?"
Orang 1 : *memelankan suara* "Gue di Toko Raja. Anaknya kecil pake terusan pink hitam namanya Rena"
Orang 2 : "Hah?! Ulangin gue gak bisa denger yang lo omongin!"
Orang 1 : -,- "Gue di Toko Raja. Nama anaknya Rena. Dia pake terusan item pink kecil!"
Orang 2 : "Toko Rata. Namanya Reza? Itu mah cowo! Masa iya pake terusan pink item?"
Orang 1 : "Nih dengerin ya.." *membesarkan suara* "Gue ada di Toko Raja! R - A- J - A! Dan nama anaknya Rena! R - E - N - A! Bukan Reza!! Orangnya kecil, pake terusan pink item!!!"
Orang 2 : "Oooh elo di toko *membesarkan suara* Raja. Nama anak yang diculik Rena. Orangnya kecil pake terusan pink item. Bener kan?
Orang 1 : "Jangan gede gede! Nanti ketauan! Cepet ya gue tunggu!"
Orang 2 : "Iya!" *mematikan telepon* *bergegas pergi menuju Toko Raja*
maaf kalau sedikit wkwk. tetep di blog ini yah ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar