Minggu, 27 Januari 2013

First Fanfict #16


please enjoy...

Back to group 1...
Riris : "Buktiin"
Bisma : "Oke, siapa takut" #pergi
Dina : "Elo Riris?"
Riris : "Iya kenapa?"
Dina : "Oooh engga kok, cuma ya elo emang cocok dibilang cewek nyolot"
Riris : "Cewek nyolot?"
Dina : "Iya, SM*SH manggil elo si cewe nyolot"
Riris : "Oooh jadi gue udah punya gelar ya? Hahahha" #pergi
Dina : "Gue belum selesai ngomong udah main pergi aja"
Sesampainya kelompok 1 di pos paint ball...
Bisma : "Karena anggota kelompok kita ada 6, jadi satu tim dua orang. Gue sama Dina"
Kevin : "Gue sama Litha"
Litha : "Iya, gue sama Kevin"
Bisma : "Sisanya kalian berdua"
Riris : "Mau gak mau" :(
Setelah siap dengan pakaiannya mereka pun berpencar dengan timnya. Ketika Ilham dan Riris bersembunyi di balik batu besar..
DORR!!! Sebuah peluru hampir saja mengenai Riris, untungnya ia sudah terlebih dahulu ditarik oleh Ilham. Namun ternyata Riris tidak selamat sepenuhnya dari peluru tembakan Kevin, ia malah luka tergores ujung batu yang lumayan tajam. Alhasil tangannya pun luka lumayan parah.
Riris : "Awww!!!"
Ilham : *menengok ke Riris* "Lo kenapa?" *melihat tangan Riris*
Riris : "Emmm gak apa apa sih, cuma luka segini mah"
Ilham : "Lo masih bilang gak apa apa? Itu lumayan parah ris! Ayo gue anter ke UKS"
Riris : "Gak usah.."
Tak lama seluruh anggota mendatangi Riris.
Bs Dn Kv Lt : "Ris lo gak apa apa?"
Riris : "Gak apa apa kok" *berbarengan dengan Ilham*
Ilham : "Dia luka" *berbarengan dengan Riris*
Riris : "Engga gue gak apa apa kok, lanjut main aja"
Litha : "Engga engga, lo harus ke UKS. Tangan lo berdarah gitu Riiis"
Bisma : "Kok elo bisa berdarah?"
Ilham : "Tadi ada peluru dari tim Kevin, terus gue narik dia. Eh tangannya malah kena ujung batu dan luka. Tapi dia gak mau ke UKS"
Riris : "Oke gue ke UKS" #pergi
Dina : "Mau gue anter ris?"
Riris : "Gak usah, gue bisa sendiri kok, makasih"
Ilham : "Gue anter!"
Riris : "Terserah lo deh, ngotot banget sih" *tetap berjalan*
Akhirnya yang lain pun melanjutkan perang mereka tanpa tim Ilham. Back to group 2...
Enno : "Ayo siapa duluan? Udah sampe pos flying fox nih"
Reza : "Ladies first"
Enno : "Oh iya gue lupa kita punya ketua, elo duluan za!"
Reza : "Kok gue?"
Callysta : "Pada gak mau main? Yaudah gue duluan ya" *memakai peralatan flying fox*
Enno : "Tuh kan kalian kalah sama cewe"
Dicky : "Engga kok, ayo raf!" *mendorong Rafael*
Rafael : "Eh apa apaan nih? Ketua duluan dong!" #toss
Dicky : #toss "Oh iya, ayo za!"
Reza : "Kok elo malah ngedukung? Belain gue dong"
Enno : "Gini aja kalau emang elo ngaku lo ganteng kaya yang kemaren lo bilang lo harus main pertama, kalau engga gue bakal bilang elo cantik"
All : "Hahahahhahahahaha"
Reza : "Oke gue pertama"
Seselesainya Reza memakai peralatan dan dipasang di flying fox tersebut, Reza hendak berbicara kembali namun Enno langsung mendorongnya dan menarik tali flying fox. Reza pun tergantung di tengah tengah jalur flying fox.
Reza : "WOY!! Ini kenapa?! WOOOOOOIII!!!"
All : "HAHAHAHA"
Reza : "Eh tinggi nih, lebih dari 10 meter!"
Enno : "Terus kenapa kalo tinggi? Lo takut? Hahaha"
Reza : "Gue gak takut tinggi, gue cuma takut kalo gue jatoh!! Lo mau disalahin kalo gue jatoh engga kan? Cepet beneriiin!!! Coba kalo elo yang disini emang elo gak takut?"
Morgan : "Ohya? Wow!"
All : "Hahahaha"
Tiba tiba katrol flying fox Reza bergerak dan berhenti kembali. Sontak Reza senang dan marah kembali.
Reza : "WAAA!!!" #mukapucat
Callysta : "Hahahaha, takut tuh!! Mukanya pucet hahaha"
Enno : "Ngaku aja deh lo kalo takut"
Katrol Reza pun bergerak turun sampai bawah. Tak lama Reza pun berteriak.
Reza : #teriak "WOI!! Sekarang giliran elo!!"
Enno : #teriak "Gue? Okeh!!" *memakai peralatan dan meluncur*

to be continued..
thanks for reading and please comment :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar