Sementara itu Midda masih pingsan ditengah hutan, mungkin karena kepalanya sedikit terbentur ketika jatuh tadi. Rafael yang sadar dan hanya mendapat luka lecet lecet di tangan dan kakinya segera menggoyang goyangkan Midda untuk menyadarkannya.
Rafael : "Mid? Mid bangun mid!! Woi!!!!" *menampar nampar pipi midda* "Mid lo jangan mati ntar gue yang disalahin. Woi hutan nih gelap lo jangan nyusahin dong sadar sadaaar!!!!"
Midda : *belum sadar*
Rafael : *melihat jam tangannya* "Duh udah jam segini lagi, udah deh gue bawa aja" -,- *menggendong midda dan kembali berjalan*
Akhirnya semua anak pun sudah berkumpul lapangan...
Bisma : "Cocoh mana?"
Reza : "Masih otw kali sama si kecil,"
Bisma : "Tapi ini udah kelewat lama. Dia kan udah tau jalannya."
Reza : "Oiyaya, mungkin sengaja jalannya lama biar bisa berduaan sama si kecil hahaha."
Tina : "Ihh, apaan sih lu tuh yah! Rafa tuh bukan cowo playboy!"
Reza : "Hahaha, gue kan cuma bercanda kali" :p
Ilham : "Yaudah, coba kita tanya sama temen-temennya si kecil. Siapa tau mereka tau dimana Rafael,"
Dicky : "Bener tuh!"
Lalu BRE pun datang mengampiri mereka...
Riris : "Rafael mana?"
Bisma : "Kita juga lagi nyari dia. Si kecil mana?"
Riris : "Midda? Gue juga lagi nyari dia. Siapa tau midda lagi sama Rafael.
Ilham : "Justru kita yang mau tanya ke kalian Rafa dimana, malah kalian yang nanya -,-"
Tina : "Terus sekarang gimana cara nyari Rafael?"
Rangga : "Yaudahlah tungguin aja, si Rafa tau jalan kan?"
Enno : "Tapi ini tuh udah malem dan mereka ditengah hutan. Kalo yang ilang Rafael doang gue mah gak masalah -.-"
Riris : "Kalau si Rafael yang ilang sih gue alhamdulillah" #eh
Tina : "Maksud lo apa?!?!"
Bisma : "Oke sekarang kita kan sama sama nyari temen kita yang bisa dibilang hilang ya kan? Sekarang kita punya 2 opsi, opsi pertama kita tunggu disini sampai mereka berdua datang atau kita masuk lagi ke hutan buat nyari mereka berdua. Siapa setuju opsi pertama?"
Lala, Tina, Thella, Kykuu, Mytha, Eriska, Dicky dan Reza mangacungkan tangannya. Sedangkan si opsi kedua Dina Bisma Morgan Rangga Ilham Enno Riris dan Bila mengangkat tangannya. Karena seri alhasil mereka dibagi dua tim, satu tim menunggu dan satu tim lagi menjelajah di hutan.
Namun ketika tim 2 baru saja meninggalkan perkemahan mereka melihat seorang lelaki yang sedang menggendong seorang gadis. Ketika mereka dekati ternyata itu adalah Rafael dan Midda.
BRE : "Midda!!!" *berlari mendekati Rafael dan Midda*
Bm Mg Rg Il : "Raf!!" *menghampiri Rafael dan Midda*
Enno : "Midda!! Raf lo apain Midda kok kakinya bisa luka kayak gini?"
Rangga : "Sssstt udah malem, jangan teriak teriak tanya pelan pelan aja kali"
Enno : -.- "Jadi kenapa midda bisa kayak gini?"
Bila : "Bener tuh lo apain Raf?"
Rafael : "Duuh kalian kepo deh (?). Sekarang kita bawa si Midda ke UKS dulu nanti baru gue jelasin"
B R E : -______-
Sesampainya di UKS Rafael langsung di interogasi oleh Bila Enno Riris.
Rafael : *membaringkan Midda di ranjang UKS* *duduk*
Riris : "Jadi kenapa Midda bisa luka luka dan pingsan?"
Rafael : "Tadi tuh gue sama dia dapet jalur yang dipinggir jurang. Gak sengaja gue ngedorong dia tapi pelan, cuma dianya lagi gak seimbang terus dia jatoh. Pertamanya gue megangin dia dari atas tapi gak tau kenapa tiba tiba dia jatoh padahal gue engga ngelepas pegangan gue yaudah gue terjun kebawah juga. Eh pas gue dibawah dia udah pingsan sama luka kayak gini"
Enno : "Berarti ini semua salah lo, siapa suruh ngedorong Midda pas disamping jurang" -.-
Rafael : "Oke gue ngaku gue salah, gue minta maaf sama kalian. Udah kan?"
Bila : "Yaudah lo semua pergi gih si Midda istirahat dulu. Lukanya udah dibalut pake kassa kok"
Dicky : "Terus siapa yang nungguin dia disini?"
Rafael Bila : "Gue" #berbarengan
All : :O
Rafael : "Udah gue aja ini semua kan salah gue. Kalian istirahat aja nanti kalau Midda udah sadar gue kasih tau kalian kok"
Enno : "Gue kurang percaya sama lo, mending kita aja. Lagian lo sksd amat sih baru juga ketemu sehari" -,-
Riris : "Yaudahlah no biarin aja, nanti kalau Midda kenapa kenapa lagi tinggal penggal aja wkwk"
Enno : "Yaudahlah terserah lo aja. Jaga baik baik temen gue!" *pergi*
Akhirnya tenda UKS pun kosong hanya ada Midda, Rafael dan beberapa siswa lainnya.
Keesokan harinya di tenda BREM...
Bila : *beres beres*
Riris Enno : *tidur*
Reza : *masuk daerah BREM* "Woi! Bikinin bubur 14 porsi! Gak pake lama!"
to be continued
thanks for reading, please comment :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar