Selasa, 14 Mei 2013

First Fanfict #31

owner kembali ^^ selamat membaca yaaah


Bola yang dilempar Bila pun tidak tertangkap oleh Enno. Dan akhirnya menggelinding menuju air.
Bila : "Hih engga diambil lagi" *mengejar bola* *melihat Ilham* *mengambil bola*
Riris Midda : "Bil cepetan ambil bolanya" *berbarengan* *tos*
Bila : "Iya sabar" *menghampiri RM* "Eh ris, si Ilham kenapa tuh? Tadi aku liat dia lagi liatin kamu, terus sekarang malah bengong tablo banget. Ahahaha"
Riris : "Yaudah sih kenapa jadi nanya aku?" -____-
Midda : "Dia suka sama kamu kali Ris. Hahaha"
Bila : "Iya bisa jadi tuh"
Riris : "Idih, apa banget. Sini bolanya" *merebut bola dari Bila* *melempar bola tersebut kearah Ilham*
Tak lama terdengar teriakan dari arah SM*SH, rupanya lemparan bola Riris tepat mengenai Ilham. Tak ayal Ilham pun mendatangi BREM.
Ilham : "Aw!! Shit!"
BREM : "Hahahahaha" #ngakak
Ilham : "Heh, siapa yang tadi ngelempar gue pake bola?"
Bl, En, Md : *menunjuk Riris*
Ilham : "Jadi elo yang lempar bola ini?"
Riris : "Kalo iya kenapa? Lo gak suka?!" *mendorong Ilham*
Ilham : *menangkap tangan riris* "Sini lo!" *menarik Riris ke laut*
Riris : "Eh lepasin gue! Lo ngapain si?! Bil Mid No, tolongin!"
BEM : #ngakak "Hahahahahaha"
Enno : "Dah Ririiiis, kita mau jalan jalan dulu yaaaa" *menarik Bila dan Midda*
Bila Midda : "Dadah Ririiiiiis" #pergi
Riris : "Ham, apaan sih?! Lepasin gue ga!"
Ilham : "Gak mau"
Riris : "Kalo lo gak mau lepasin gue, gue bakal teriak sekenceng kencengnya buat minta tolong ke orang orang!"
Ilham : "Eh eh diem lo!" *membekap mulut Riris*
Ilham pun membawa paksa Riris ke laut, tiba-tiba....
Lala : "ILHAM!"
Ilham : #kaget *refleks dorong Riris ke laut* "Lala..."
Riris : "Adaaaaww!! Cuih, asiiiiin -___-"
Lala : "Kamu ngapain sama dia!?"
Ilham : "Aku cuma lagi ngehukum dia aja ko"
Riris : "Ilham! Sialan emang ya lo!" *dorong Ilham ke laut* "Inget yah sama perjanjian kita!!" #pergi
Lala : "Kamu punya perjanjian apa sama cewe itu!!? Heh nyolot! Lo ngapain sama Ilham!!?"
Ilham : *diem*
Riris : #pergi *gakpeduli*
Lala : "Heh! Gue lagi ngomong sama lo ya!" *mengejar Riris* *menarik tangan Riris*
Riris : "Lepasin gue!"
Lala : "Eh! Denger yah! Lo jadi cewe jangan kecentilan deh. Ilham itu milik gue! Jadi jangan coba lu ngerebut Ilham dari gue!"
Riris : "Ngerebut!? Oh, Ilham milik lo!? Lagian gue gapernah punya niat buat ngerebut cowo sombong, sok ganteng, sok berkuasa, dan tengil kaya dia dari lo! Inget itu!"
Lala : *nampar Riris*
Ilham : "LA! Cukup! Ini keterlaluan, kamu apa-apaan sih!? Lo gapapa ris?"
Riris : *megang pipi yang di tampar* "Heh ham, kasih tau yah ke cewe lo ini sopan santun!" #pergi
Ilham : "Ris! Tunggu!" *ngejar Riris*
Lala : *narik tangan Ilham* "Ham, kamu kenapa jadi belain dia sih!?"
Ilham : "Cukup La! Kamu udah keterlaluan banget!" #pergi
Riris pun berlari sambil menangis, ia tidak menghiraukan panggilan namanya yang di teriakkan oleh teman-temannya. Di Rumah 2...
Kevin : "Ris, lo kenapa?"
Riris : #berlari *masuk kamar*
Callysta : "Riris kenapa kok bajunya basah?"
Kevin : Gatau, gue cuma liat pipinya merah"
Setelah itu Ilham datang sambil berlari juga...
Ilham : "Riris mana, Riris mana?!" *terengah-engah*
Callysta : "Ada tuh di kamarnya, tadi sih kayanya dia nangis"
Ilham : "Nangis?" sampe nangis? Gila
Call, Kev : "Iyaa"
Kevin : "Emang kalian berantem lagi? Lo ngapain dia sih?"
Ilham : "Panjang ceritanya"
Callysta : "Lo jahat banget sih jadi orang sampe cewe aja di nangisin-_-"
Ilham : *mengetuk pintu kamar Riris* "Riiiisss..... Buka pintunya ris, gue mau ngomong"
Riris : *diem* *nangis*
Ilham : "Riiisss, pleasee. Buka pintunya"
Riris : *hapus air mata* "Gue lagi gamau di ganggu! Mending lo pergi aja sana urusin cewe lo!"
Ilham : "Ris..."
Riris : "Pergi!"
Ilham pun akhirnya menyerah dan pergi ke kamarnya...
Ilham : gue kenapa sih!? Ko jadi mikirin si Riris terus dan merasa bersalah? Dan tadi gue malah belain Riris bukan Lala yang pacar gue sendiri. Aaaarrggh! What's wrong with me? Apa gue mulai jatuh cinta sama Riris? Ah, gamungkin-gamungkin. Dia jauh dari tipe cewe yang gue suka. Tapi kenapa gue ngerasa nyaman banget deket dia walau kadang kita sering berantem. Ahhh...

ilham galau ^^ kira kira siapa yang ilham pilih? mungkin kalian tau wkwk.. tetep baca lanjutannya yah dan jangan lupa komen :) thanks

Tidak ada komentar:

Posting Komentar