Riris : "Hoi!" *menepuk pundak lelaki tersebut*
Lelaki Riris : "Elo?" #shock
Riris : "Lo ngapain disini? Kok muka lo pucet gitu?"
Ilham : "Ris please tolong gue..." *jatuh tetapi ditahan Riris*
Riris : "Eh eh ham jangan pingsan disini. Aduh gue gak bisa gendong elo"
Ilham : *pingsan*
Riris : "Yah dia malah pingsan lagi" *mengeluarkan handphonenya* *menelepon supirnya*
Riris pun membawa Ilham dengan mobil dan supirnya. Sesampainya di rumah sakit Ilham pun lansung diperiksa. Ternyata Ilham terlalu lelah dengan jadwal Sm*sh yang padat. Ilham yang sudah sadar dan sudah selesai berurusan dengan rumah sakit tersebut langsung menghampiri Riris yang sedari tadi menemaninya.
Riris : "Lo gapapa?"
Ilham : "Iya, gue cuma kecapean aja ko. Akhir-akhir ini jadwal SM*SH padat banget"
Riris : "Yakin lo gapapa? Kalo kaya gitu lo harus banyak istirahat"
Ilham : "Iya, tenang aja. Cuma kecapean aja ko. Thanks yah udah nolongin gue"
Riris : "Oh iya sama-sama, itu kebetulan aja gue ada disitu"
Ilham : "Satu lagi, gue mau minta maaf sama lo dan temen temen lo"
Riris : "Minta maaf?"
Ilham : "Selama ini gue udah terlalu jahat sama elo dan temen lo, jadi gue mau minta maaf. Ternyata cewe setengil elo punya sisi baik yang engga kalah banyak"
Riris : "Maksud lo? -__- emang keliatan nya aja gue tengil yah tapi gue emang baik ko :p"
Ilham : "Hahaha, tapi lo maafin gue kan?"
Riris : "Maafin gak yaa, hmm.. maafin aja deh kasian gue liatnya" ;)
Ilham : "Tapi kalau gue jahat sedikit sama elo dan temen lo gak apa apa kan? Gue emang dari dasarnya gini"
Riris : "Jahat sedikit? Boleh gue bales kan? Gue juga gak kalah jahat dari lo kok. Hahahaha"
Ilham : "Hahahahaha"
***
Di garasi rumah Bila...
Mama Bila : "De, pokonya kalo kamu udah nyampe di sana, telepon mama ya! Jangan lupa makan! Di cek lagi barang barangnya ada yang ketinggalan ga?" #rusuh
Bila : "Engga ada ma. Iya nanti ade telepon. Udah atuh berangkat"
Mama Bila : "Bener ya udah siap?"
Bila : "Iya maaa"
Mama Bila : *menjalankan mobilnya*
Sementara itu di rumah Enno...
Papa Enno : "No, di cek lagi barangnya ada yang belum masuuk engga. Nanti kalo ada yang ketinggalan papa engga tanggung ya."
Enno : "Iya paa" *berjalan menuju meja makan* *merapikan bajunya* *mengambil roti* *berjalan menuju ruang tengah*
Mama Enno : "De nanti beresin kamar sendiri, bangun pagi sendiri. Jangan minta bangunin ya!"
Enno : "Iya maaaam" *mengambil koper dan tasnya* *berjalan menuju garasi*
Papa Enno : "Ayoo cepetan jangan bikin orang lain nunggu, Kasian pa sammy udah nungguin"
Enno : *masuk mobil* *memeriksa tasnya* *membuka jendela*
Mama Enno : *menghampiri Enno* "De ini charger hape kamu ketinggalan" *menyerahkan charger tersebut*
Enno : "Makasi mam" :D
Papa Enno : "Tuh kan papa bilang juga apa, cek yang bener"
Enno : "Iya paaa"
Pak Sammy : *memasukkan koper koper Enno ke dalam bagasi* *menutup bagasi*
Enno : "Dah papa, dah mamaaa" *melambaikan tangan*
Pak Sammy : *masuk mobil* *menjalankan mobil*
Mama Papa : *membalas lambaian tangan Enno*
Mobil Enno : *berjalan*
Lima belas menit kemudian Enno pun sampai di sekolah. Rencananya seluruh siswa kelas Sepuluh akan berkumpul terlebih dahulu sebelum berangkat menuju bandara. Ketika Enno sampai di Sekolahnya sudah banyak siswa yang datang termasuk Bila Midda dan Riris, ketiga sahabat Enno.
Setelah sepuluh menit menunggu, seluruh siswa pun berangkat menuju bandara dengan bis. Bis itu pula yang akan mereka gunakan di Sulawesi dan di Papua nanti. Singkat cerita seluruh siswa pun sudah berada di dalam pesawat.
Di dalam pesawat X Perfect Morgan Ilham Rafael Bisma Enno dan Litha tertidur dengan lelap, Riris dan Dei sedang mendengarkan lagu, Midda Bila dan Callysta sedang asyik mengobrol, Reza Dicky dan Dimaz sedang memainkan PSPnya, Rangga Kevin dan Dina sedang sibuk dengan ipadnya sedangkan Eriska Lala dan Thella sedang berbincang bincang.
Setelah beberapa jam seluruh siswa kelas X pun sampai di villa. Karena satu villa terdapat 5 rumah kecil dan satu rumah berisi 4 kamar jadi satu villa diisi oleh satu kelas. Guru guru yang ikut dalam study tour tidak tinggal di villa seluruh guru yang ikut tinggal di hotel.
Di villa X Perfect...
Ms. Dennisa : "Disini ada 5 rumah kecil yang berisi 4 kamar 2 kamar mandi 1 dapur dan 1 ruang tengah. Satu rumah akan diisii oleh satu kelompok. Daftar kelompoknya sudah ibu pasang di masing masing rumah. Silakan menikmati ibu berada di hotel"
Enno : "Semoga serumah sama kalian yak"
Rr, Md, Bl : "Amiiiiiiiin" *berjalan menuju rumah 1*
Bisma : *di teras rumah 1* "Gan gua seneng serumah sama lo, tapi kenapa gue harus sama si semut sama si kecil?!" *suara besar*
Morgan : "Yaah lo harus terima kalo emang lo sekelompok sama mereka. Udah ah gue mau tidur" *masuk rumah*
Bisma : "Ikutan aaaaah...." *masuk rumah*
Enno yang sedang berjalan pun mendengar suara Bisma yang setengah teriak.
Enno : "Middaaaaaa!!!! Kita serumah miiiiiid!!!!" #rusuh
Midda : "Ko tau?"
Bila : "Aku aku?"
Enno : "Gatau deh bil, coba aja liat yuk!" *berjalan menuju teras rumah 1*
Sesampainya mereka di rumah 1...
Enno : "Ih iya mid! Kita satu rumah, tapi sama si Bisma sama si Morgan cobaaaaaa"
Midda : "Biarin deuh yang penting mah ada temennya, lagian kayanya mah si morgan engga jahat jahat banget deh"
Riris : "Bil cari ke rumah lain yuks"
Bila : " Yuk" *pergi*
Enno : "Mid masuk yuk, dah Bilaaaa Ririiiiiiis" *melambaikan tangan* *masuk rumah*
Midda : "Dah Bilaa Ririiiiiiiiiiiiiiiis!!!!!" *melambaikan tangan* *masuk rumah*
Enno dan Midda pun masuk ke dalam rumah 1. Di dalam rumah 1 Bisma dan Morgan sedang tidur dengan pulas di kamarnya. Enno dan Midda pun memilih kamar dan membereskan barang bawaan mereka. setelah selesai Enno lebih memilih untuk tidur dan Midda memilih untuk menonton televisi.
Di tempat lain Bila dan Riris sudah menemukan rumah mereka. Bila berada di rumah 4 dan Riris di rumah 2. Bila adalah perempuan satu satunya di rumah tersebut sehingga Bila lebih sering berada di rumah 5 karena rumah 4 dan 5 bersebelahan. Berikut adalah daftar kelompok study tour sekaligus daftar anggota rumah:
Rumah I : 1 Bisma 10 Handi 11 Midda 20 Rena
Rumah II : 2 Callysta 9 Galuh 12 Ilham 19 Reisya
Rumah III : 3 Clarynta 8 Eriska 13 Reza 18 Ratu
Rumah IV : 4 Deidre 7 Dimaz 14 Nabila 17 Rangga
Rumah V : 5 Devia 6 Dicky 15 Dina 16 Rafael
Di rumah 2...
Riris : "Duh ada orang ini lagi" D:
Callysta : "Siapa Ris?"
Riris : "Tuuuuh" *menunujuk Ilham* "Si rese dari kampung sebelah"
Callysta : "Heeeeh kalo sebel sama orang jangan berkepanjangaaan"
Riris : "Kenapa? Emang dianya yang ngeselin ko"
Callysta : "Katanya kalo kesel cenderung benci sama seseorang apalagi lawan jenis bisa jadi jodoh"
Riris : "Apaan sih, gue gak benci kok cuma gasuka aja sama sikapnya yang nyebelin" *salting*
Ilham yang kebetulan lewat pun mendengar apa yang Riris bicarakan tadi.
Ilham : "Heh! Lo berdua lagi ngomongin gue yak?"
Callysta : "Iya!" *tidak terdengar oleh Ilham* *langsung dipotong olleh Riris*
Riris : "Geer banget si lo. Ngapain juga kita ngomongin elo?"
Ilham : "Eh makan siang gue tunggu di teras belakang!" *pergi*
kira kira siapa yang bakal ditunggu oleh Ilham? mau ngapain yaaa? tetep stay di blog ini all :)
thanks udah baca, comment yaah ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar