Rabu, 03 April 2013

First Fanfict #24


Di dalam ada pembantu Enno yang sedang menaruh makanan di meja samping Enno.
Pembantu : "Eeh ada non Midda sama non Riris, duduk dulu non. Sebentar ya bibi buatkan minuman dulu." *mau pergi*
Riris : "Makasi bi. Enno teh kenapa?"
Pembantu : "Tadi pagi pusing, dari kemaren sore tidak mau makan. Sekarang agak demam"
Midda Riris : "Oooh panteees"
Pembantu : "Permisi non. Jangan di bangunin dulu ya baru minum obat" *keluar kamar Enno*
Midda : "Yah ga seru banget masa jalan jalannya ga jadi siih?"
Riris : "Jadiii, kalo emang Enno ga mau ikut tinggal aja"
Midda : "Siiiip"
Sepuluh menit kemudian pembantu Enno pun datang kembali ke kamar Enno membawa dua gelas ice lemon tea.
Pembantu : "Ini minumannya non" *menaruh minuman tersebut di meja*
Midda Riris : "Makasi bii"
Pembantu : "Sama sama non"
Midda : "Bi kira kira malem ini Enno bisa jalan jalan ga?"
Pembantu : "Wah bibi kurang tahu tapi biasanya bisa"
Midda : "Kalo gitu kita mau ke rumah Bila dulu bi, kalo Enno udah bangun bilangin aja jam tujuh malem di cafe biasa"
Pembantu : "Ada lagi non?"
Riris : "Bilangin jangan telat"
Pembantu : "Ada lagi?"
Midda : "Engga deh bi, makasih ya. Assalamualaikum" *keluar kamar Enno*
Pembantu : "Waalaikum salaam"
Riris dan Midda pun menuju tempat selanjutnya yaitu rumah Bila dimana mereka akan menjenguk Bila dan menemaninya berjalan jalan di suatu tempat.
Di kamar Bila..
Bila : *baca komik*
Midda : *mengetuk pintu kamar Bila* "Tok tok tooook Bilaaaa main yuuuk"
Bila : "Masuuuk"
Riris : "Assalamualaikum" *masuk ruangan*
Bila : "Waalaikum salam, cuma berdua? Enno mana? Ga ikut?"
Riris : "Penyakitnya kambuh"
Bila : "Penyakit? Emang Enno punya penyakit apa?"
Midda : "Males makan dapat menyebabkan pusing pusing bagi Rena Aulia Vadha" -,- *nada iklan rokok*
Bila : "Terus ga ikut jalan jalan?"
Midda : "Ikut, nanti dia nyusul"
Bila : "Oo yaudah. Terus kita ngapain sekarang?"
Riris : *mendengarkan musik*
Bila : "Eh mending ajarin aku pelajaran yang aku lewatin"
Midda : "Mana bukunya?"
Bila : "Nih" *Menyerahkan buku*
Setelah belajar, main dan makan sore, tibalah pukul 19.00. Di rumah Enno...
Enno : *menuruni tangga* *melihat mamanya sedang makan* "Mam izin jalan jalan ya" *mendatangi mama-nya*
Mama Enno : ""Emang udah sembuh?"
Enno : "Udah ko maam" *salam dengan mama-nya* " Boleh yaaa"
Mama Enno : "Iya boleh"
Enno pun bergegas berangkat menuju tempat janjian mereka. Di sisi lain Bila Midda dan Riris sedang bersiap. Kamar Bila..
Mama Bila : "Ade kamu pake kursi roda aja"
Bila : "Ga mau ma, kaya orang sakit. Ade pake tongkat ajaa"
Mama Bila : "Tapi kamu emang lagi sakit de"
Bila : "Ribet ma kalo pake kursi roda tuh. Yang gampang aja pake tongkat"
Mama Bila : "Nanti kamu jatoh kalo pake tongkat"
Tiba-tiba Riris dan Midda yang baru selesai bersiap datang ke kamar Bila..
Bila : "Ade pake tongkat aja, kalaupun jatoh kan bisa bangun lagi"
Mama Bila : "Bangun gimana? Udah kamu pake kursi roda aja"
Riris : "Gausah tante Bila pake tongkat aja, aman kok nanti kami tuntun"
Midda : "Iya tante, kasihan Bila kalau diliatin sama pengunjung lain"
Mama Bila : "Ya sudah lah tante percaya sama kalian, titip Bila ya" *keluar kamar Bila*
Riris Midda : "Iya tante" :D
Bila : "Makasi Middaaa Riririiiis" XD
Midda : "Iya biil"
Riris : "Lagian aku nge-belain kamu juga ada maksudnya bil wkwk"
Bila : "Apaan?"
Riris : "Aku gak mau kalo kita diliatin gara-gara bawa orang naik kursi roda wkwk pis bil piiiis" xDv
Midda : "Haha iya bener tuh"
Bila : "Hemm.. iya siih"
Midda : "Udah yuk ah udah jam 7 kurang dikit nih"
Bila : "Siiip bantuin atuh"
Riris : "Iya mbaak" *membantu Bila jalan*
Tujuhbelas menit kemudian Bila, Midda dan Riris pun sampai di cafe tempat mereka janjian dengan Enno. Mereka pun mencari Enno.
Midda : "Telat geura"
Bila : "Telat mulu"
Riris : "Enggak tuh malah dia duluan, tuh" *menunjuk Enno yang sedang setengah tertidur sambil mendengarkan lagu*
Midda Bila : "Oiyah wkwk" *menghampiri Enno*
Riris : "No?' *menepuk pundak Enno*
Enno : "Hah? *baru bangun* Sekarang malah kalian yang telat" -,-
Bila : "Ih tadi mama aku ribet bangeet" *duduk*
Enno : "Ooh yaudah terus sekarang mau ngapain?" *berdiri*
Midda : "Selau atuuh baru ge nyampe, mau minum dulu" *duduk*
Enno : "Yaudah cepet atuuh, bosen nih"
Riris : "Langsung ke tempat shopping-nya atuh"
Midda : "Yuk!" *berdiri*
Riris : "Tadi bilang mau minum dulu, begitu denger kata 'shopping langsung berdiri" -,-
Bila : "Hayu atuh"
Ketika mereka hendak keluar cafe tersebut Bila melihat sebuah seorang siswa SMA sedang mengecup kening pacarnya tak jauh dari mereka yang tak lain adalah...
Bila : "Dicky?!" *shock* *pingsan* *jatuh*
Rr, Md, En : "Bila?!" *berusaha menyadarkan Bila*
Lelaki yang Bila lihat itu pun berlari menghampirinya. Dan ternyata itu memang Dicky..
Dicky : "Bil? Bil? Lo gak apa apa bil?"
Eriska : *mengejar Dicky* "Chy? Kamu ngapain kesana?"
Dicky pun tidak mempedulikan teriakan Eriska, ia segera menggendong Bila dan membaringkannya di kursi taman yang tak jauh dari cafe tersebut. Midda Riris dan Enno pun mengikuti Dicky. Midda Riris dan Enno pun langsung sibuk dengan urusannya Midda berusaha menyadarkan Bila, Enno mencari minum untuk Bila (?) dan Riris memanggil supir Bila. Tak lama kemudian Eriska pun datang dengan muka kesal. Tiba-tiba...
Eriska : "Kamu jahat!"


apa yang akan terjadi selanjutnya? gimana hubungan Dicky dan Eriska? to be continued yaaah thanks for reading :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar