Kamis, 21 Maret 2013

First Fanfict #22

happy reading :)


Tak lama kemudian...
Dokter : *keluar ruangan UGD*
Dicky : *berdiri menyambut dokter* "Gimana dok keadaannya?"
Dokter : "Anda siapanya pasien ya?"
Dicky : "Saya teman sekelasnya"
Dokter : "Keadaan teman anda tidak begitu parah. Teman anda hanya mengalami retak tulang di kaki kanannya sisanya luka lecet ringan"
Dicky : "Kira kira butuh waktu berapa hari untuk sembuh total dok?"
Dokter : "Kurang lebih satu bulan. Jika ingin melihat kondisi pasien silakan masuk, saya berada di ruang dokter" *pergi*
Dicky : "Iya terima kasih dok" *masuk ruangan*
Setengah jam kemudian Bila dipindahkan ke ruangan rawat inap VVIP. Dicky pun menunggu Bila sampai malam.
Malamnya Dicky keluar ruangan hendak membeli makanan. Di lorong Dicky melihat seorang gadis...
Dicky : "Itu siapa? Kok kayanya kenal ya?" *mendatangi gadis tersebut* "Permisi" *menepuk bahu gadis tersebut*
Riris : "Waa! Jangan pegang pundak gue!" *menoleh* "Elo?! Kok ada disini?"
Dicky : "Harusnya gue yang nanya kenapa elo ada disini? Elo Riris kan? Si cewe nyolot temennya Bila?"
Riris : "Iya itu gue, kenapa?"
Dicky : "Temen lo si Bila itu kecelakaan tadi..." *terpotong*
Riris : "Hah?! Kecelakaan?! Kok bisa? Sama siapa? Kok elo tau? Dimana dia sekarang?"
Dicky : "Iya sekarang dia di ruangan Rainbow nomor 23, tadi dia keserempet mobil yang gue.." *takut*
Riris : "Elo apain?" *berjalan menuju ruangan Bila*
Dicky : *mengikuti Riris* "Mmm.. Yang gue kendarain.."
Riris : *mau marah tapi terpotong oleh Dicky*
Dicky : "Please jangan marah sama gue.. Gue gak sengaja nyerempet dia." *masuk ruangan Bila*
Riris : "Tapi tetep aja elo yang bikin Bila kecelakaan kaya gini!"
Saat Riris hendak memarahi Dicky lebih lanjut Bila pun sadar dari pingsannya.
Bila : "A.. aku dimana?" *sadar*
Riris : *mendekati Bila* "Kamu ada di rumah sakit tadi kamu diserempet sama cowo jahat yang sok baik itu." *menunjuk Dicky*
Dicky : "Sori tapi gue gak bermaksud mencelakai elo gue gak sengaja. Please maafin gue.." *mengulurkan tangannya untuk meminta maaf*
Bila : "Oke gue maafin.."
Bila pun hendak bangun membalas jabatan tangan dari Dicky namun ia malah merasakan sakit di kakinya..
Bila : "Aww!" *memegang kaki kanannya*
Riris : "Bil kamu kenapa? *menengok ke arah Dicky* Dick! Lo apain temen gue?"
Dicky : "Kata dokter kaki kanan Bila retak"
Riris : "Bener kan elo emang pengen nyelakain temen gue? Ngaku aja deh lo. Sampe bikin retak tulang gitu kok."
Bila : "Udah ris gak usah marahin Dicky dia kan engga sengaja mending kamu kasih tau yang lain aja"
Riris : "Huh!" *keluar ruangan menghubungi orang tua Bila, Midda dan Enno*
Di dalam ruangan...
Dicky : "Makasi elo udah mau maafin gue"
Bila : "Bukan salah elo juga kok, guenya aja yang ga hati-hati"
15 menit kemudian orang tua Bila pun datang..
Mama Bila : *masuk ruangan* "Bila?! Kamu kenapa? Kok bisa kayak gini? Riris bilang kamu keserempet mobil?"
Ayah Bila : "Kamu kenapa de?"
Bila : "Tadi ade ada rapat OSIS dadakan terus ade gak ada yang jemput."
Ayah Bila : "Kenapa enggak minta jemput ayah?"
Bila : "Ade lupa bawa hape tadi pagi lagi di charge" -,-
Mama Bila : "Terus?"
Bila : "Ade naik angkot aja, tapi pas mau nyebrang malah keserempet mobil"
Tiba-tiba...
Midda Enno : "Bilaaaaaaaa..." #rusuh (?)
All : -,-
Riris : "Nih anak dua udah mah telat dateng dateng telat ngerusak suasana lagi." -,-
Midda : "Iiih maaf atuuuh.."
Enno : "Iyaa pliiis maafin duluu kalo enggak buahnya enggak jadi dikasih niih" -,-
Riris : "Eh gak boleh gitu dong pamali lamun ceuk orang sunda oge. Udah di beli tapi enggak jadi dikasih"
Midda : "Iya iya selau, kasihin no"
Enno : "Iyaaa nih buahnya. GWS ya biiiil"
Bila : "Makasiii"
Midda : "Emang kamu kenapa kecelakaan gini bil?"
Enno : "Duh lodingnya kambuh" -,-
Midda : "Iya deeh aku loadiiing tapi kenapa?"
Bila : "Tadi aku keserempet mobil aceuuk.."
Midda : "O banget" #taumalu
Tiba tiba ayah Bila ditelepon oleh sekretarisnya..
Telepon : *bunyi*
Ayah Bila : *mengangkat telepon* "Halo?"
Sekretaris : "Halo dengan pak (nama ayah bila)?"
Ayah Bila : "Oh iya ini saya"
Sekretaris : "Maaf pak klien dari Singapura sudah datang"
Ayah Bila : "Tolong bilang ke klien saya ada perlu sebentar lagi maaf menunggu. Sebentar lagi saya kesana" *menutup telepon*
Ayah Bila : "Bil maaf ya ayah mau meeting dulu sama klien. Ayah tinggal dulu ya bil. Daah.." *mengecup kening Bila dan pergi*
Bila : "Dah ayah.." :)
Mama Bila : "Bil mama izin ya malem ini enggak bisa jagain Bila, besok mama mau ada arisan jadi mama harus nyiapin makanan makanan gituu. Mama pergi dulu ya biil, titip Bila ya ris no miid" *mengecup kening Bila dan pergi*
Md En Rr : "Iya tantee.." :D
Bila : "Kalian yakin mau nungguin aku malem ini? Makasiiii" :)
Enno : "Kata siapa? Aku gak bilang tuh, serem tau aku enggak berani ini malem jum'at. Aku mau belajar besok ada tes gitu di les. Dah bilaa :D" *pergi*
Bila : "Midda Riris kalian bisa temenin aku kan? Pliiiis"
Midda : "Bilaa aku mau nemenin kamu tapi aku terlanjur janji mau ikut kaka aku belanja malem inii"
Bila : "Riis?"
Riris : "Wah bil rencananya aku mau diajarin sesuatu sama kaka akuu. Kenapa enggak sama *lirik .......

kira kira riris ngelirik siapa ya? tetep stay di blog ini ya kawan. Thanks for reading :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar