Ms. Dennisa : "Oke sekarang saya. Saya Miss Dennisa wali kelas kalian sekaligus guru matematika. Nama lengkap saya Dennisa Adhistya Putri. Hari ini kalian akan memilih ketua kelas dan menghias kelas. Untuk menghias kelas peralatannnya ada di dalam box"
Siswa : "Iya miiiiss"
Ms. Dennisa : "Sekarang kita mulai, siapa yang berminat menjadi ketua kelas?"
All : #hening
Ms. Dennisa : "Karena tidak ada yang mau maka miss akan tunjuk. Kandidatnya Bisma, Ilham, Kevin sama Riris"
Riris : "Loh kok saya?"
Ms. Dennisa : "Karena tidak ada yang mau jadi saya yang menentukan"
Riris : "Tapi miss kandidat lainnya laki laki"
Ms. Dennisa : "Sudahlah terima saja. Sekarang silakan tulis satu nama calon yang menurut kalian dapat memimpin kelas ini dengan baik di kertas kecil"
Seluruh siswa pun memilih ketua kelas. Tak lama kemudian hasil sudah berada di tangan Miss Dennisa.
Enno : "Kalo jadi ketua kelas traktiran ya Ris"
Riris : "Gak akan!"
Ms. Dennisa : "Ehm Ehm tolong perhatiannya saya akan mengumumkan hasil dari voting"
Siswa : *diam*
Ms. Dennisa : "Ilham mendapatkan suara sebanyak 20%, Riris juga 20%, Bisma mendapat 25% dan Kevin 35%. Dengan ini maka ketua kelas kita dalah Kevin."
All : *tepuk tangan*
Ms. Dennisa : "Bisma akan menjadi wakil dan sekretaris dipegang oleh Riris dan Ilham. Kevin tugas pertama kamu tolong atur siswa siswi Xperfect untuk menghias kelas"
Kevin : "Iya miss"
Ms. Dennisa : "Miss pergi dulu sebentar" *pergi*
Kevin : *hendak berbicara*
Reza : *memotong pembicaraan Kevin* "Eh semuanya kerja! Gak ada yang boleh diem!"
Riris : "Siapa dia?" *berbisik kepada Enno*
Enno : "Hem bener banget. Palingan mereka engga kerja, cuma nyuruh doang"
Ternyata perkataan Enno salah, seluruh personel SM*SH sekaligus pacar pacarnya bekerja dengan benar. Acara menghias dan merapikan kelas pun berjalan dengan lancar, aman, tentram dan damai.
Riris : "Ah panas!" *membuka dasi dan jasnya* *menggulung lengan kemeja*
Bila : "Dingin ge, ACnya 20° semua"
Midda : "Riris ih pake lagi, berantakan ngeliatnya"
Enno : "Udahlah jagger gak akan nyaman pake baju rapi"
Bl, Md, En : "Hahaha"
Riris : "Maksud lo?"
Tanpa mereka sadari bel berbunyi menunjukkan waktu istirahat, Ms. Dennisa pun tidak sempat masuk kelas kembali. Seluruh siswa Xperfect pun keluar menuju Cafe sekolah.
45 menit kemudian bel pun kembali berbunyi meunjukkan waktu belajar kembali. Kali ini kelas Xperfect akan diajari Fisika oleh Mr. Daniel.
Mr. Daniel : "Saya tidak akan bertele tele. Nama saya Daniel Zelvinne Deguilly, kalian bisa panggil saya Mr. Daniel. Hari ini kalian akan langsung saya beri tugas kelompok mengenai review materi fisika SMP. Kelompoknya akan saya bacakan"
Siswa : *diem* -__________________________-"
Mr. Daniel : *melihat daftar absen Xperfect di ipadnya*
Kelompok 1 : Bisma, Callysta, Kevin dan Dina.
Kelompok 2 : Lala, Ilham, Rangga dan Riris.
Kelompok 3 : Deidre, Reza, Thella dan Rena.
Kelompok 4 : Litha, Morgan, Midda dan Rafael.
Kelompok 5 : Dicky, Dimaz, Eriska dan Bila.
Lebih lengkapnya lihat di website. Terima kasih" *pergi*
Siswa : (?) #bingung
Entah mengapa kelas Xperfect yang terbiasa rusuh dan tidak menurut satu sama lain, sangat tentram dan damai. Tanpa diperintahkan pun mereka langsung membuka gadget mereka dan ber-chatting ria di website sekolah berdasarkan kelompoknya.
Ternyata semua siswa Xperfect sepakat untuk mengerjakan tugas itu di hari sabtu pagi. Tentu saja di tempat yang berbeda, kelompok 1 di rumah Bisma, kel 2 di rumah Rangga, kel 3 si rumah Rena, kel 4 di rumah Morgan dan kel 5 di rumah Eriska.
Sabtu pagi pukul 9 tepat di rumah Morgan... #sunyi senyap
Rafael : *diam* *sibuk dengan ipadnya*
Midda : *diam* *sibuk dengan galaxy tabnya*
Litha : *diam* *sibuk dengan Blackberry Playbooknya*
Morgan : *diam* *sibuk dengan laptop dellnya* -___-
Rafael : "...cil... kecil" *memanggil midda*
Midda : *tidak terdengar*
Rafael : "Heh! Kecil!"
Midda : *masih tidak mendengar*
Rafael : "Heh! Kecil!" *menggebrak meja*
All : *menengok ke arah Rafael*
Midda : "Apaan sih kamu berisik banget! Malu tau-_-"
Rafael : "Argh!" *menarik midda*
Midda : "Ih Rafael! Lepasin aku!"
Morgan Litha: *bingung*
Di teras depan rumah Morgan...
Midda : "Mau ngapain sih kamu! Narik-narik aku segala!"
Rafael : "Temenin gue disini! Gue agak gimana gitu di dalem, kaya kuburan. Hiiiiyyyy"
Midda : "Sendiri bisa kaliii, aku mau ngerjain tugas di dalem aja!"
Rafael : "Heh kecil! Lo kan bisa kerjain tugasnya disini bareng gue."
Midda : "Bareng kamu?! Emang kamu ngerjain? Lagian kenapa engga sama Morgan coba -,-"
Rafael : "Eh jangan sotau dong! Gue udah ngerjain setengahnya ya dan kalo sama dia sama aja sepinya!"
Midda : "Oh!" *duduk* *sibuk dengan galaxy tabnya*
Rafael : "Gapake bentak kali!" -__-
Lima belas menit kemudian...
Rafael : "Lo udah nemu semua?"
Midda : "Belom baru setengahnya" (?)
Rafael : "Ha!? Baru setengahnya?! Mau selesai kapan tuh makalah"
Midda : "Gimana mau selesai, kamu aja dari tadi ngajak aku ngobrol!"
Rafael : "Ya.. gue cuma pengen ngajakin lo ngobrol aja. Kan gaenak kalo harus diem-dieman. Lagian mau ngerjain bareng di dalem juga lebih sepi."
Midda : "Tunggu-tunggu, kamu ko jadi curhat gitu yaa? Ckck" -__-
Rafael : "Bukan curhat kecil, tapi gue cuma mau...." *terpotong*
Midda : "Ngajak ngobrol. Oke"
Pukul 9 lewat 15 di rumah Eriska...
Eriska Dicky : *pacaran*
Bila : *jeles*
Dimaz : *sibuk ngerjain tugas*
Pukul 9 lewat 20 di rumah Enno... #ramai
Thella : "Za, aku bosen nih"
Reza : "Kenapa bosen? Kan ada aku disini" #apabanget
Thella : "Apaan sih? Masalahnya kita tuh udah 20 menit diluar gini"
Dei : "Lo bosen? Mendingan elo cari bahan dulu buat tugas kita, jadi nanti tinggal dirapiin aja. Elo juga"
Thella : "Lo nyuruh dia? Huh juara satu Olimpiade Internasional Fisika gini sih udah nempel semua"
Dei : "Oh, sorry gue lupa. Kalo gitu gue telepon Enno dulu deh"
Tanpa disangka sangka Dei menelepon Enno di waktu yang sama dengan Reza. Namun tetap aja Enno yang masih terlelap tidak menyadari adanya suara telepon.
Dei Reza : "Sibuk" #berbarengan
Thella : "?"
Dei Reza : "Handphone si Enno sibuk"
Thella : "Kok barengan?" #bingung
Dei : "Udahlah kita masuk dulu aja, ada satpam sama pambantunya kan?" *berjalan masuk rumah Enno*
Reza Thella : *mengikuti Dei*
Satpam : *membukakan gerbang* "Silakan masuk Tuan Dei, Tuan Reza dan Nona Thella"
Rz, Tl, De : *masuk*
Satpam : *menutup kembali gerbang rumah Enno*
Pembantu di Rumah Enno pun mempersilakan Reza, Thella dan Dei untuk masuk dan menunggu di teras belakang seperti yang sudah diberitahukan oleh Enno kemarin. Dan pada pukul 9 lewat 30 menit Enno baru saja beranjak dari tempat tidurnya untuk mandi dan bersiap. Setelah lama menunggu (pukul 10 tepat) kelompok 3 pun mengerjakan tugasnya.
Pukul 9 lewat 40 di ruang kosong rumah Rangga... #tak ada suara
Ilham Lala : *pacaran*
Riris Rangga : *sibuk bekerja sama mengerjakan tugas*
Tiba tiba...
to be continued
thanks for reading and please comment :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar